Kamis, 11 September 2008
Fitnah
Aji terbangun ketika sinar matahari membelai pipinya."Astaghfirullah, sudah siang." Dia pun segera cuci muka dan berganti baju. Setelah mencuci mukanya, dia pun berjalan keluar dari perkampungan sambil membawa karungnya. Semua tempat sampah terlihat sudah "dibersihkan" oleh teman-teman pemulungnya. Tidak ada lagi botol dan gelas plastik di jalanan. Aji meneruskan perjalananya ke Perumahan
Senin, 01 September 2008
Bimbi Berbagi
Bimbi tertidur lemas. Perutnya sudah beberapa kali berbunyi. Matanya mengantuk. Hari ini adalah hari pertama Bimbi berpuasa. Dari pagi dia hanya tiduran di tempat tidur. "Bimbi, ayo mandi. Sudah jam 10, nih," bujuk ibunya. Tapi Bimbi tetap tak mau beranjak dari tempat tidurnya.Pukul 6 sore tiba. Bimbi pun beranjak dari tempat tidurnya. Saat adzan Maghrib berkumandang di TV dan masjid dekat
Kamis, 21 Agustus 2008
SURAT UNTUK AJI
"Ji, Ji...kesini!" panggil Pak Ustad dari kejauhan ketika melihat Aji pulang."Ya, Pak Ustad," jawab Aji sambil berlari menuju Pak Ustad."Ini ada surat buat kamu dari ibumu. Tadi dititipkan ke Mbok Siti yang baru pulang kampung.""Alhamdulillah. Terima kasih, Pak Ustad. Assalamu'alaikum," kata Aji sambil mencium tangan Pak Ustad.Aji segera menuju ke gubugnya. Setelah mencuci kaki dan tangannya, dia
Bimbi Ikut Lomba Tujuhbelasan
Bimbi beruang memegang sendok dengan erat-erat. Bapak berdiri 10 meter di depannya."Ya, sekarang maju perlahan-lahan," kata bapaknya.Bimbi pun maju perlahan. Dilihatnya kelerang di pensilnya bergoyang-goyang. Dia pun menghentikan langkahnya."Jangan berhenti. Ayo maju perlahan dulu. Yang penting tangannya dijaga agar tidak naik turun," seru bapaknya.Bimbi akhirnya melangkah lagi. Dia mempercepat
Senin, 18 Agustus 2008
AJI
"Penuh sudah," kata Aji sambil menaruh botol plastik bekas terakhirnya ke dalam karung. Aji tersenyum sambil menyeka keringat di wajahnya. Keringat membasahi tubuhnya. Bergegas dia berbalik arah dan berjalan ke gubuknya.Karung kumal tampak seperti menenggelamkan tubuhnya yang kecil. Walaupun demikian, langkah Aji tetap sigap sambil memanggul karung tersebut. Sesekali dia harus melompat atau
Selasa, 12 Agustus 2008
Senangnya Belajar Matematika
"Huh, malas ah belajar...susah!!!" begitu keluh Budi setiap kali belajar matematika. Bapak dan ibunya sudah kebingungan untuk mengajarkan matematika pada Budi. Bu Guru yang dipanggil ke rumah untuk memberi les matematika pun sudah menyerah untuk membujuk Budi agar giat belajar matematika."Sabar saja, Bu. Mungkin karena baru awal kelas 1, jadi Budi masih perlu waktu untuk belajar matematika," kata
Jumat, 08 Agustus 2008
Cita-cita Nilo
Siang hari itu terasa panas sekali. Matahari bersinar sangat terik. Debu jalanan yang berterbangan ditiup angin menambah suasana menjadi semakin panas."Ouhhh...panasnya. Berendam lagi, ah," kata Nilo, si kuda nil.Sejak pagi si Nilo hanya berendam saja di kolam. Dia bolos sekolah. Baju sekolah dan tas sekolahnya dibiarkan tergeletak di pinggir kolam.Di sekolah, Bu Guru mencari Nilo. Bu Guru Kuda
Langganan:
Postingan (Atom)