Assalamualaikum wr wb,
Sebagai umat muslim, kita wajib menjalankan semua yang diperintahkan ALLAH SWT dan menjauhi segala larangan-Nya. Salah satu perintah yang wjib dikerjakan umat muslim adalah Sholat Fardhu (wajib) 5 waktu.
"Innash Sholata Kaanat Alal Mu'miniina Kitaaban Mauquuta " yang artinya : Sholat itu wajib dikerjakan oleh muslim/mu'min yang sudah ditentukan waktu-waktunya", dan akan mendapat pahala dari Allah Swt - bila mengerjakannya, serta akan mendapat siksa dari Allah Swt - bila tidak mengerjakannya).
Sholat-sholat Fardhu (wajib) itu adalah :
1. Sholat Isya' yaitu sholat yang dikerjakan 4 (empat) raka'at dengan dua kali tasyahud dan satu kali salam. Waktu pelaksanaannya dilakukan menjelang malam (+ pukul 19:00 s/d menjelang fajar).
2. Sholat Subuh yaitu sholat yang dikerjakan 2 (dua) raka'at dengan satu kali salam. Adapaun waktu pelaksanaannya dilakukan setelah fajar (+ pukul 04:10).
3. Sholat Lohor (Dzuhur) yaitu sholat yang dikerjakan 4 (empat) raka'at dengan dua kali tasyahud dan satu kali salam. Adapun waktu pelaksaannya dilakukan sa'at matahari tepat di atas kepala (tegak lurus + pukul 12:00 siang).
4. Sholat Ashar yaitu sholat yang dikerjakan 4 (empat) raka'at dengan dua kali tasyahud dan satu kali salam. Adapun waktu pelaksanaannya dilakukan setelah matahari tergelincir (+ pukul 15:15 sore atau sebatas pandangan mata).
5. Sholat Maghrib yaitu sholat yang dikerjakan 3 (tiga) raka'at dengan dua kali tasyahud dan satu kali salam. Adapun waktu pelaksanaanya dilakukan setelah matahari terbenam (+ pukul 18:00).
Itulah sholat-sholat fardhu (wajib) yang diperintahkan ALLAH SWT, dan dengan mengerjakan semua yang diperintahkan-Nya, semoga kita termasuk umat yang dikasih dan dicintai-Nya ... amin.
Wassalamualaikum wr wb.
Tampilkan postingan dengan label Belajar Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Belajar Islam. Tampilkan semua postingan
Minggu, 04 April 2010
Selasa, 30 Maret 2010
AL QUR'AN
Al Qur'an adalah firman Allah yang diturunkan kepada nabi terakhir yaitu Rasul kita Muhammad SAW. Al Qur'an merupakan tuntunan hidup bagi umat muslim. Dalam Al Qur'an terdapat banyak fakta ilmiah yang dinyatakan secara sangat akurat dan benar yang baru dapat ditemukan dengan teknologi abad ke-20. Fakta-fakta ini belum dapat diketahui di masa Al Qur'an diwahyukan, dan ini semakin membuktikan bahwa Al Qur'an adalah firman Allah.
Rukun IMAN
Rukun Iman itu ada enam (6) perkara, yaitu :
(1) Beriman kepada ALLAH SWT
(2) Beriman kepada Malaikat-malaikat
(3) Beriman kepada Kitab-kitab
(4) Beriman kepada Rasul-rasul
(5) Beriman kepada Hari Kiamat
(6) Beriman kepada Qada dan Qadar
(1) Beriman kepada ALLAH SWT
(2) Beriman kepada Malaikat-malaikat
(3) Beriman kepada Kitab-kitab
(4) Beriman kepada Rasul-rasul
(5) Beriman kepada Hari Kiamat
(6) Beriman kepada Qada dan Qadar
Selasa, 23 Maret 2010
Mindmap Anak Muslim
Assalamualaikum wr wb ... slam cerdas kreatif,
Dengan Mind Map ini, kita dapat mengetahui segala aktifitas yang dilakukan anak muslim.
Dengan Mind Map ini, kita dapat mengetahui segala aktifitas yang dilakukan anak muslim.
Senin, 22 Maret 2010
ISLAM
Assalamualaikum wr wb,
Secara istilah, Islam berarti wahyu Allah, diin para nabi dan rasul, pedoman hidup manusia, hukum-hukum Allah yang ada di dalam Al Qur'an dan As Sunnah, dan dia merupakan jalan yang lurus, untuk keselamatan dunia dan akhirat. Agar memudahkan pembahasan, insya Allah akan saya bagi pembahasan kita kali ini menjadi sebagai berikut:
1. Islam adalah Wahyu Illahi (Wahyu Allah)
2. Islam adalah diin para Nabi dan Rasul
3. Islam adalah pedoman hidup manusia
4. Islam adalah Hukum-hukum Allah
5. Islam adalah jalan yang lurus
6. Islam adalah keselamatan dunia dan akhirat
Agar tidak terlalu panjang, semua pembahasan itu insya Allah akan saya bagi menjadi beberapa artikel bersambung.
Baiklah, mari kita kaji bagian yang pertama.
I. Islam adalah Wahyu Illahi (Wahyu Allah).
Makna pertama, Islam adalah wahyu Illahi. Sebagaimana yang kita ketahui, Islam memiliki pedoman utama yaitu Al Qur'an dan As Sunnah. Al Qur'an adalah wahyu Allah, sehingga ajaran Islam sepenuhnya adalah dari Allah SWT, bukan dari ciptaan manusia. Atau dengan kata lain, Islam adalah dari firman Allah, bukan buatan manusia. Sedangkan As Sunnah hukum kedua setelah Al Qur'an, dia merupakan apa-apa yang disampaikan oleh Nabi Muhammad SAW. Rasul sendiri merupakan manusia pilihan Allah SWT yang menyampaikan firman-firman Allah melalui perantara malaikat Jibril AS. Yang Rasul katakan tidak lain adalah wahyu yang diwahyukan. Sebagaimana yang Allah firmankan dalam ayat berikut ini:
"...dan tiadalah yang diucapkannya itu (Al-Quraan) menurut kemauan hawa nafsunya. Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya)." (QS. An Najm: 3-4)
Karena sumbernya yang jelas dan hakiki, yaitu wahyu Illahi, dengan demikian Islam tidak dapat disamakan dengan agama, kepercayaan, atau isme/paham lainnya. Selain itu, Islam tidak mungkin kurang, tidak lengkap, atau tidak sesuai dengan manusia. Akan tetapi Islam sangat sesuai dengan manusia, karena sumber Islam dan yang menciptakan manusia adalah sama, yaitu Allah SWT. Allah yang menciptakan manusia pasti tahu dan mengenal siapa itu manusia, dan mengetahui apa yang dia butuhkan, termasuk tahu apa tujuan diciptakannya manusia. Sedangkan manusia, belum tentu mengenal secara sempurna manusia itu sendiri. Sehingga pedoman hidup, agama, atau paham buatan manusia (misalnya kapitalisme, komunisme, dll) tidak akan sesuai dengan manusia, bahkan akan membawa kehancuran bagi seluruh manusia.
Selain itu, karena sumber Islam adalah dari Allah SWT, maka tidak ada keragu-raguan dalam Islam. Tidak ada ketimpangan di dalamnya, sehingga tidak membuat kita bingung sebagaimana dalam agama atau paham lainnya. Karena wahyu merupakan simbol keterarahan dan keteraturan.
Islam bukan pula sebuah tradisi, apalagi kalau dikatakan tradisi bangsa Arab. Islam adalah rahmatan lil'alamin (rahmat bagi seluru semesta alam), karena bersumber dari yang menciptakan alam semesta. Berbeda dengan agama dan isme lainnya yang bisa jadi merupakan tradisi atau pemikiran tertentu, karena diciptakan oleh manusia. Jika Islam (wahyu Allah) dapat ditegakkan maka kezaliman akan hilang/kalah. Dan bila tidak mengikuti wahyu Allah, maka manusia akan ditimpa kemiskinan, bencana, dan kemurkaan dari Allah SWT. Sebagaimana dalam surat Al Anbiyaa ayat 1 - 15.
Dengan demikian, maka sudah seharusnya seorang muslim memiliki ketundukan kepada wahyu Allah SWT. Segala yang Allah perintahkan harus dilaksanakan, dan segala yang Allah larang harus dijauhi. Termasuk di dalamnya adalah mengikuti apa -apa yang disampaikan oleh Rasulullah SAW.
(by abusafar :: serial Tarbiyah Islamiyah: ma'rifatul dinul Islam)
Sumber : http://www.hudzaifah.org/
Secara istilah, Islam berarti wahyu Allah, diin para nabi dan rasul, pedoman hidup manusia, hukum-hukum Allah yang ada di dalam Al Qur'an dan As Sunnah, dan dia merupakan jalan yang lurus, untuk keselamatan dunia dan akhirat. Agar memudahkan pembahasan, insya Allah akan saya bagi pembahasan kita kali ini menjadi sebagai berikut:
1. Islam adalah Wahyu Illahi (Wahyu Allah)
2. Islam adalah diin para Nabi dan Rasul
3. Islam adalah pedoman hidup manusia
4. Islam adalah Hukum-hukum Allah
5. Islam adalah jalan yang lurus
6. Islam adalah keselamatan dunia dan akhirat
Agar tidak terlalu panjang, semua pembahasan itu insya Allah akan saya bagi menjadi beberapa artikel bersambung.
Baiklah, mari kita kaji bagian yang pertama.
I. Islam adalah Wahyu Illahi (Wahyu Allah).
Makna pertama, Islam adalah wahyu Illahi. Sebagaimana yang kita ketahui, Islam memiliki pedoman utama yaitu Al Qur'an dan As Sunnah. Al Qur'an adalah wahyu Allah, sehingga ajaran Islam sepenuhnya adalah dari Allah SWT, bukan dari ciptaan manusia. Atau dengan kata lain, Islam adalah dari firman Allah, bukan buatan manusia. Sedangkan As Sunnah hukum kedua setelah Al Qur'an, dia merupakan apa-apa yang disampaikan oleh Nabi Muhammad SAW. Rasul sendiri merupakan manusia pilihan Allah SWT yang menyampaikan firman-firman Allah melalui perantara malaikat Jibril AS. Yang Rasul katakan tidak lain adalah wahyu yang diwahyukan. Sebagaimana yang Allah firmankan dalam ayat berikut ini:
"...dan tiadalah yang diucapkannya itu (Al-Quraan) menurut kemauan hawa nafsunya. Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya)." (QS. An Najm: 3-4)
Karena sumbernya yang jelas dan hakiki, yaitu wahyu Illahi, dengan demikian Islam tidak dapat disamakan dengan agama, kepercayaan, atau isme/paham lainnya. Selain itu, Islam tidak mungkin kurang, tidak lengkap, atau tidak sesuai dengan manusia. Akan tetapi Islam sangat sesuai dengan manusia, karena sumber Islam dan yang menciptakan manusia adalah sama, yaitu Allah SWT. Allah yang menciptakan manusia pasti tahu dan mengenal siapa itu manusia, dan mengetahui apa yang dia butuhkan, termasuk tahu apa tujuan diciptakannya manusia. Sedangkan manusia, belum tentu mengenal secara sempurna manusia itu sendiri. Sehingga pedoman hidup, agama, atau paham buatan manusia (misalnya kapitalisme, komunisme, dll) tidak akan sesuai dengan manusia, bahkan akan membawa kehancuran bagi seluruh manusia.
Selain itu, karena sumber Islam adalah dari Allah SWT, maka tidak ada keragu-raguan dalam Islam. Tidak ada ketimpangan di dalamnya, sehingga tidak membuat kita bingung sebagaimana dalam agama atau paham lainnya. Karena wahyu merupakan simbol keterarahan dan keteraturan.
Islam bukan pula sebuah tradisi, apalagi kalau dikatakan tradisi bangsa Arab. Islam adalah rahmatan lil'alamin (rahmat bagi seluru semesta alam), karena bersumber dari yang menciptakan alam semesta. Berbeda dengan agama dan isme lainnya yang bisa jadi merupakan tradisi atau pemikiran tertentu, karena diciptakan oleh manusia. Jika Islam (wahyu Allah) dapat ditegakkan maka kezaliman akan hilang/kalah. Dan bila tidak mengikuti wahyu Allah, maka manusia akan ditimpa kemiskinan, bencana, dan kemurkaan dari Allah SWT. Sebagaimana dalam surat Al Anbiyaa ayat 1 - 15.
Dengan demikian, maka sudah seharusnya seorang muslim memiliki ketundukan kepada wahyu Allah SWT. Segala yang Allah perintahkan harus dilaksanakan, dan segala yang Allah larang harus dijauhi. Termasuk di dalamnya adalah mengikuti apa -apa yang disampaikan oleh Rasulullah SAW.
(by abusafar :: serial Tarbiyah Islamiyah: ma'rifatul dinul Islam)
Sumber : http://www.hudzaifah.org/
Do'a Sehari-hari
- Do'a Menjelang Shubuh
- Do'a Menyambut Datangnya Pagi
- Do'a Menyambut Petang Hari
- Do'a Sebelum Makan
- Do'a Sesudah Makan
- Do'a Sebelum Tidur
- Do'a Sesudah Bangun Tidur
- Do'a Masuk Rumah
- Do'a Keluar Rumah
- Do'a Menuju Masjid
- Do'a Masuk Masjid
- Do'a Keluar Masjid
- Do'a Sebelum Bepergian
- Do'a Tiba di Tujuan
- Do'a Masuk WC
- Do'a Keluar WC
Langganan:
Postingan (Atom)

