Bagi banyak orang di negara kita, keinginan untuk mendapatkan anak laki-laki memang sangat kuat. Tentu saja ini berkaitan erat dengan kondisi sosial budaya dan tradisi yang sudah berakar di dalam masarakat kita. Dimana masih menempatkan kaum laki-laki mempunyai tempat yang lebih, dari pada perempuan dalam segala hal.
Lain halnya, di negara yang sudah maju keinginan untuk mempunyai anak dengan jenis kelamin tertentu, khususnya, laki-laki mungkin hampir tidak ada lagi. Bagi mereka laki-laki maupun perempuan itu sama saja, mereka tidak memasalahkan soal gender.
Usaha pertama yang tidak boleh kita lupakan, tentu saja berdoa dan meminta secara bersungguh-sungguh kepada Sang Pembuat Hidup. Kita harus mensyukurinya apapun yang diberi baik perempuan maupun laki-laki, karena itu sudah merupakan pilihan yang terbaik yang diamanahkan kepada kita sebagai orang tuanya.
Secara ilmiah pemegang kendali dalam menentukan jenis kelamin bayi yang dikandung adalah sperma suami. Seperti yang kita tahu, dalam sperma terdapat dua gen. Androsperma yang juga disebut gen Y dan Gynosperma yang bisa kita sebut sebagai gen X. Gen Y adalah gen yang memungkinkan kita seorang ibu mengandung anak perempuan, sedangkan gen X adalah sebaliknya. Jika suami dan istri sama-sama dominan gen X nya maka kemungkinan besar, keduanya akan mempunyai anak perempuan. Tapi jika sang ayah dominan gen Y dan sang ibu gen X maka kemungkinan besar anak yang dilahirkan adalah laki-laki. Meskipun demikian, hal itu adalah hitung-hitungan logika yang tak pernah mengalahkan keajaiban alam dan kekuasaan Tuhan.
Ciri-ciri spermatozoa
1. Androsperma, membawa gen Y:
*. Bergerak lebih lambat.
*. Lebih mampu bertahan hidup lebih lama (berumur rata-rata kira-kira 2 sampai 3 hari).
*. Lebih tahan dalam ‘suasana’ asam.
*. Tidak tahan dalam ‘suasana’ basa.
*. Memiliki Berat Jenis (BJ) lebih ringan.
2. Gynosperma, membawa gen X:
*. Bergerak lebih gesit.
*. Hidup lebih singkat (berumur rata-rata kira-kira hanya 1 hari saja)
*. Tidak tahan dalam ‘suasana’ asam.
*. Lebih tahan dalam ‘suasana’ basa.
*. Memiliki Berat Jenis (BJ) lebih berat.
Bagi Anda yang ingin memiliki bayi dengan jenis kelamin tertentu, saat ini sudah banyak metode yang bisa dilakukan.
Salah satunya adalah inseminasi dengan menggunakan teknik pencucian sperma khusus (albumin gradient) yang disebut metode Ericsson, atau pemisahan sperma X dan Y dengan alat khusus (mikroskop).
Teknik lainnya adalah dengan metode posisi penis, yaitu kedalaman dan posisi penis saat terjadi ejakulasi di pintu rahim (partio), sehingga sperma dengan kromosom Y tidak banyak bersinggungan dengan ruang vagina yang bersifat asam. Hanya saja, metode ini hanya dapat dilakukan pada laki-laki yang penisnya mampu menjangkau atau melebihi pintu rahim, sebab kedalaman pintu rahim sekitar 7 hingga 10 cm dari bibir vagina. Penis yang mampu menjangkau atau melebihi pintu rahim, akan mencegah sperma tercecer di dinding vagina. Tak heran bila tingkat keberhasilannya mencapai 60 persen.
Tapi menurut Sex Consultant Rehabilitation Specialist, Dr. Ferryal Loetan, salah satu cara yang paling akurat adalah melalui program bayi tabung. Yakni dengan memilih jenis kelamin embrio yang akan dimasukkan ke dalam rahim dengan teknik khusus (pre implantation genetic diagnosist/PGD). Selain kedua cara di atas, dr. Ferryal juga memberikan metode lainnya, yaitu teknik dan posisi senggama yang tepat bagi mereka yang ingin memprogram jenis kelamin bayi. Tapi sebelumnya, ia mengingatkan bahwa keberhasilan metode ini pun tak ada jaminannya.
"Suami-istri harus menyadari bahwa ini hanyalah suatu upaya, tetapi hasilnya bisa berbeda dari harapan kita dan kita tetap harus bisa menerima apapun hasilnya dengan bersyukur," terangnya.
Untuk mendapatkan anak laki-laki
1. Makanan yang dikonsumsi.
*. Sebaiknya bagi laki-laki mengkonsumsi kafein dan minuman yang bersifat basa (seperti cola), sedangkan ibu sebaiknya mengkonsumsi daging dan makanan asin.
2. Teknik dalam hubungan seks.
*. Sebelum melakukan hubungan seks, suami mandi air dingin terlebih dulu.
*. Dengan memanfaatkan zat yang bersifat asam atau basa. Bila menginginkan bayi laki-laki, lakukan bilasan pada vagina dengan bahan yang bersifat basa sebelum melakukan hubungan seksual. Basuhlah vagina dengan larutan bikarbonat (soda), yaitu 1 liter air bersih + 2 sendok garam soda.
*. Dengan mengatur teknik melakukan hubungan seksual sehingga orgasme dapat diatur. Dimana pihak istri harus mencapai orgasme lebih dulu agar suasana di dalam vagina menjadi basa, dan pastikan pada saat orgasme, suami melakukan penetrasi yang dalam.
*. Pilih posisi hubungan seks berdiri (doggy style) atau menyamping/knee chest (genupektoral). Posisi ini dapat mempercepat masuknya sperma ke dalam vagina, rahim dan saluran telur.
*. Dengan mengatur waktu melakukan hubungan seksual. Hubungan seksual yang dilakukan tepat pada saat subur memungkinkan spermatozoa Y mencapai sel telur lebih dulu, sehingga diharapkan menghasilkan bayi laki-laki. Lakukan senggama sedekat mungkin dengan/atau saat masa subur (ovulasi).
*. Pantang bersenggama beberapa hari sebelum ovulasi.
Untuk mendapatkan anak perempuan.
1. Makanan yang dikonsumsi.
*. Anda berdua sebaiknya memperbanyak konsumsi ikan dan sayuran hijau.
*. Mintalah istri untuk makan makanan manis seperti permen dan cokelat.
2. Teknik dalam hubungan seks.
*. Sebelum melakukan hubungan seks, sebaiknya suami mandi dulu dengan air dingin.
*. Lakukan senggama 3 hari sebelum ovulasi dan berhenti bersenggama saat 2 hari menjelang ovulasi. lakukan senggama setelah haid tiap 2 hari secara teratur, hingga 2-3 kali sebelum ovulasi.
*. Saat orgasme/ejakulasi, suami jangan melakukan penetrasi penis yang dalam melainkan agak mengambil jarak dengan mulut rahim.
*. Sebaliknya, bila menginginkan bayi perempuan, lakukan bilasan dengan zat yang bersifat asam sebelum melakukan hubungan seksual yaitu dengan membasuh vagina dengan satu liter air yang dicampur dengan satu sendok air cuka.
*. Untuk posisi, pilih posisi 'women on the top' (istri berada di atas), sebab posisi ini memperlambat sperma masuk ke rahim dan saluran telur.
*. Pastikan suami mengalami orgasme lebih dulu dan sebisa mungkin istri tidak mengalami orgasme atau mencapai orgasme kemudian agar suasana di dalam vagina tetap asam.
Artikel Yang Berkaitan
1. Bila Anda Ingin Hamil, Hal-Hal Yang Perlu Diperhatikan.
2. Jika Posisi Janin Sungsang.
3. Manfaat Air Putih Selama Kehamilan.
4. Mengenal Proses Persiapan, Kelahiran dan Menyusui Bayi Kebar.
5. Infertilitas (Kemandulan).
6. Masa subur Pada Wanita.
7. Mengetahui Kondisi Janin.
8. Cara Menghitung Usia Kehamilan dan Hari Perkiraan Lahir.
Tampilkan postingan dengan label Kehamilan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kehamilan. Tampilkan semua postingan
Jumat, 08 Oktober 2010
Rabu, 06 Oktober 2010
Bila Anda ingin Hamil, Hal - Hal Yang Perlu Diperhatikan
Kehamilan hanya mungkin terjadi bila terjadi pertemuan antara sel sperma dan sel telur. Dalam kondisi penetrasi saat berhubungan seksual hal ini baru bisa dicapai. Tentu saja masih ada sederet syarat lainnya, seperti kondisi sperma yang baik dan lendir rahim yang baik agar sel sperma bisa mencapai sel telur dengan mudah.
Bagi calon ayah dan ibu yang sudah ngebet ingin menimang bayi, ada beberapa faktor yang sebaiknya diperhatikan, yakni:
1. Kurangi berat badan, bagi Anda yang mengalami obesitas.
Kegemukan mengurangi kesuburan, baik pada pria dan wanita. Lagi pula, postur tubuh yang terlalu gemuk juga akan menyulitkan posisi hubungan seksual.
Beberapa kesimpulan yang dapat diambil dari beberapa penelitian adalah bahwa kegemukan dapat mengurangi kesuburan ,baik karena asupan kalori yang berlebihan ataupun karena hormon yang diakibatkan karena obat-obatan penunda kehamilan, semuanya dapat menyebabkan berkurangnya kesuburan.
Kegemukan juga dapat mengurangi aktivitas seksual / minat seksual dari pasangan ,jadi mana mungkin hamil tanpa adanya aktivitas seksual??????
2. Berhenti merokok.
Merokok bukan hanya mengurangi kesuburan pada wanita, tapi juga bisa memengaruhi kesehatan janin, bila Anda beruntung bisa hamil. Dimanan dengan merokok dapat menyebabkan kanker leher rahim (serviks). Penggunaan tembakau akan meningkatkan risiko perubahan sel pra-kanker menjadi kanker pada leher rahim.
Merokok selama masa kehamilan berbahaya karena kehamilan merupakan masa perkembangan janin. Seorang ibu perokok dapat melahirkan bayi prematur atau dengan berat lahir rendah, penyakit pernapasan dan penyakit lainnya. Berat lahir rendah merupakan penyebab kematian utama pada bayi.
Nikotin dalam rokok akan menyebabkan pembuluh darah pada tali pusat dan uterus menyempit, sehingga akan menurunkan jumlah oksigen yang diterima bayi. Nikotin juga menurunkan jumlah darah dalam aliran darah bayi, yang dapat berakibat berat lahir bayi menjadi rendah.
Wanita yang merokok selama kahamilan memiliki risiko pecahnya membran secara prematur sebelum proses kelahiran dimulai. Ini dapat mengakibatkan kelahiran prematur dan kemungkinan kematian janin. Jika ibu menyusui merokok, maka air susunya kemungkinan mengandung nikotin, dan akan membahayakan bayi yang meminumnya.
3. Bercinta.
Frekuensi, seberapa sering untuk melakukan hubungan seksual, ini semua tergantung dari setiap pasangan. Sebab ada wanita yang hamil hanya dengan satu kali saja tapi yang lain memerlukan waktu yang lebih lama. Bercintalah minimal dua atau tiga kali setiap minggu untuk meningkatkan peluang pembuahan. Jangan hanya berhubungan seks di masa subur karena agar sukses dalam membuahi sel telur sperma harus segar. Pria sedikitnya harus sering ejakulasi agar testikel selalu memproduksi sperma baru.
Orgasme yang bersamaan dengan ejakulasi, penelitian menunjukkan bahwa ketika seorang wantia mencapai orgasme, akan membentuk suasana alkaline (basa) pada vagina yang mana sperma sukai dariapda kondisi normal vagina (suasana asam). Jika anda mencapai orgasme pada saat yang bersamaan atau sesaat sesudah pasangan anda ejakulasi maka kesempatan sperma untuk selamat sampai di servik lebih meningkat.
Posisi seks, posisi yang dianjurkan untuk meningkatkan kemungkinan terjadinya kehamilan adalah pria diatas (man on top). Posisi pria diatas adalah yang terbaik untuk mencoba hamil. Letakkan sebuah bantal kecil dibagian panggul anda, sehingga panggul anda beristirahat untuk menampung sejumlah sperma selama 15 menit atau lebih. Dan memudahkan sperma berenang ke dalam rahim.
Jangan menggunakan bantal yang besar akan menyebabkan sperma tergenang dibelakang rahim saja dan sulit untuk berenang untuk meraih sel telur. Sehingga menjadikan usaha anda sia-sia saja.
Hindari posisi wanita di atas, duduk atau berdiri, yang akan menyebabkan sebagian dari sperma keluar dan hanya tersisa sedikit sperma yang mencoba berjalan kearah sel telur.
Jangan banyak bergerak setelah bercinta, ada ahli yang tetap menganjurkan untuk memberi waktu sejenak untuk sperma berenang ke servik dan menganjal pinggul dengan sebuah bantal selama seks.
4. Periksakan diri Anda ke dokter.
Periksakan diri Anda ke dokter ginekologi. Terbukalah kepada dokter tentang kondisi kesehatan sekarang dan di masa lalu sehingga dokter bisa memberikan terapi yang efektif.
5. Hindari alkohol.
Mengkonsumsi alkohol juga akan secara khusus berpengaruh kepada ketidakstabilan hormonal yang pada gilirannya akan menggangu fungsi reproduksi mereka. Sebab seperti diketahui keseimbangan hormonal yang dikendalikan oleh fungsi otak akan terganggu oleh masuknya minuman beralkohol. Dan terganggunya keseimbangan hormonal ini secara langsung akan mengganggu fungsi reproduksinya antara lain berupa gangguan pada masa haid. Konsumsi enam gelas atau lebih alkohol setiap minggu mengurangi kesempatan wanita untuk hamil. Jika tak mau ambil risiko, tinggalkan minuman beralkohol sama sekali.
Menurut buku Psychological Disorder in Obstetrics and Gynaecology, disebutkan bahwa pengaruh alkohol terhadap kehamilan dapat dilihat pada fetus dan bayi yang dilahirkan.
Alkohol yang masuk ke dalam tubuh akan secara bebas melewati plasenta. Ibu yang alkoholik akan memungkinkan terjadinya pembentukan janin yang tidak sempurna. Bibir terbelah, lumpuh, keabnormalan fungsi jantung, dan visceral. Bayi yang dilahirkan dari ibu yang minum enam jenis minuman berkadar alkohol setiap harinya, akan memiliki berta badan yang kurang serta mengalami perkembangan yang lambat. Hal ini dikenal dengan sebutan the fetal alcohol syndrome. Sementara itu, bila ibu bayi yang hamil minum dua minuman beralkohol setiap harinya, akan melahirkan bayi yang kurang berat badannya.
Sebuah penelitian yang dilakukan Universitas Minnesota di Amerika Serikat membuktikan bahwa bayi yang dilahirkan seorang penderita alkoholik memiliki kemungkinan lebih besar terkena leukemia (Acute Myeloid Leukemia/AML). Hasil penelitian ini menyebutkan bahwa alkohol menyebabkan kanker, karena alkohol memberikan pengaruh carcinogenic.
6. Hindari kafein yang berlebihan.
Pada wanita kafein dapat menyebabkan gangguan mesntruasi. Bahkan pada konsumsi berlebih diduga dapat menyebabkan kemandulan (infertilitas). Pada pria mengonsumsi kafein terlalu banyak diperkirakan dapat menyebabkan kemandulan karena dapat menurunkan jumlah sperma atau pun merusaknya. Beberapa pasangan yang memiliki masalah kesuburan diusahakan agar mengurangi konsumsi makanan atau minuman yang mengandung kafein.
Dampak kafein pada perempuan hamil mungkin saja sedikit banyak akan berpengaruh terhadap janinnya. Hasil penelitian lain menyebutkan, bayi yang ibunya terlalu banyak minum kopi ketika hamil mempunyai risiko tinggi terkena epilepsi. Kafein dapat menyebabkan proses pelepasan muatan listrik yang berlebihan dan tak teratur dari sel otak bayi karena kekurangan oksigen dan dapat menyebabkan kerusakan sel otak terutama bagian otak besar yang mengontrol memori. Kafein dalam kopi yang diminum wanita hamil juga terbukti bisa masuk ke otak janin. Di sisi lain, saat persalinan kadar oksigen yang dapat mencapai bayi sering kali menurun. Karena itu, wanita hamil sebaiknya tidak minum kopi secara berlebihan.
Artikel Yang Berkaitan
1. Cara menghitung usia Kehamilan dan Hari Perkiraan Lahir.
2. Jika Posisi Janin Sungsang.
3. Mimisan (Epistaksis) Saat Hamil.
4. Mengatasi Susah Tidur Saat Hamil.
5. Waspadai TORCH Pada Kehamilan.
6. Preeklamsia (Keracunan pada Kehamilan).
Bagi calon ayah dan ibu yang sudah ngebet ingin menimang bayi, ada beberapa faktor yang sebaiknya diperhatikan, yakni:
1. Kurangi berat badan, bagi Anda yang mengalami obesitas.
Kegemukan mengurangi kesuburan, baik pada pria dan wanita. Lagi pula, postur tubuh yang terlalu gemuk juga akan menyulitkan posisi hubungan seksual.
Beberapa kesimpulan yang dapat diambil dari beberapa penelitian adalah bahwa kegemukan dapat mengurangi kesuburan ,baik karena asupan kalori yang berlebihan ataupun karena hormon yang diakibatkan karena obat-obatan penunda kehamilan, semuanya dapat menyebabkan berkurangnya kesuburan.
Kegemukan juga dapat mengurangi aktivitas seksual / minat seksual dari pasangan ,jadi mana mungkin hamil tanpa adanya aktivitas seksual??????
2. Berhenti merokok.
Merokok bukan hanya mengurangi kesuburan pada wanita, tapi juga bisa memengaruhi kesehatan janin, bila Anda beruntung bisa hamil. Dimanan dengan merokok dapat menyebabkan kanker leher rahim (serviks). Penggunaan tembakau akan meningkatkan risiko perubahan sel pra-kanker menjadi kanker pada leher rahim.
Merokok selama masa kehamilan berbahaya karena kehamilan merupakan masa perkembangan janin. Seorang ibu perokok dapat melahirkan bayi prematur atau dengan berat lahir rendah, penyakit pernapasan dan penyakit lainnya. Berat lahir rendah merupakan penyebab kematian utama pada bayi.
Nikotin dalam rokok akan menyebabkan pembuluh darah pada tali pusat dan uterus menyempit, sehingga akan menurunkan jumlah oksigen yang diterima bayi. Nikotin juga menurunkan jumlah darah dalam aliran darah bayi, yang dapat berakibat berat lahir bayi menjadi rendah.
Wanita yang merokok selama kahamilan memiliki risiko pecahnya membran secara prematur sebelum proses kelahiran dimulai. Ini dapat mengakibatkan kelahiran prematur dan kemungkinan kematian janin. Jika ibu menyusui merokok, maka air susunya kemungkinan mengandung nikotin, dan akan membahayakan bayi yang meminumnya.
3. Bercinta.
Frekuensi, seberapa sering untuk melakukan hubungan seksual, ini semua tergantung dari setiap pasangan. Sebab ada wanita yang hamil hanya dengan satu kali saja tapi yang lain memerlukan waktu yang lebih lama. Bercintalah minimal dua atau tiga kali setiap minggu untuk meningkatkan peluang pembuahan. Jangan hanya berhubungan seks di masa subur karena agar sukses dalam membuahi sel telur sperma harus segar. Pria sedikitnya harus sering ejakulasi agar testikel selalu memproduksi sperma baru.
Orgasme yang bersamaan dengan ejakulasi, penelitian menunjukkan bahwa ketika seorang wantia mencapai orgasme, akan membentuk suasana alkaline (basa) pada vagina yang mana sperma sukai dariapda kondisi normal vagina (suasana asam). Jika anda mencapai orgasme pada saat yang bersamaan atau sesaat sesudah pasangan anda ejakulasi maka kesempatan sperma untuk selamat sampai di servik lebih meningkat.
Posisi seks, posisi yang dianjurkan untuk meningkatkan kemungkinan terjadinya kehamilan adalah pria diatas (man on top). Posisi pria diatas adalah yang terbaik untuk mencoba hamil. Letakkan sebuah bantal kecil dibagian panggul anda, sehingga panggul anda beristirahat untuk menampung sejumlah sperma selama 15 menit atau lebih. Dan memudahkan sperma berenang ke dalam rahim.
Jangan menggunakan bantal yang besar akan menyebabkan sperma tergenang dibelakang rahim saja dan sulit untuk berenang untuk meraih sel telur. Sehingga menjadikan usaha anda sia-sia saja.
Hindari posisi wanita di atas, duduk atau berdiri, yang akan menyebabkan sebagian dari sperma keluar dan hanya tersisa sedikit sperma yang mencoba berjalan kearah sel telur.
Jangan banyak bergerak setelah bercinta, ada ahli yang tetap menganjurkan untuk memberi waktu sejenak untuk sperma berenang ke servik dan menganjal pinggul dengan sebuah bantal selama seks.
4. Periksakan diri Anda ke dokter.
Periksakan diri Anda ke dokter ginekologi. Terbukalah kepada dokter tentang kondisi kesehatan sekarang dan di masa lalu sehingga dokter bisa memberikan terapi yang efektif.
5. Hindari alkohol.
Mengkonsumsi alkohol juga akan secara khusus berpengaruh kepada ketidakstabilan hormonal yang pada gilirannya akan menggangu fungsi reproduksi mereka. Sebab seperti diketahui keseimbangan hormonal yang dikendalikan oleh fungsi otak akan terganggu oleh masuknya minuman beralkohol. Dan terganggunya keseimbangan hormonal ini secara langsung akan mengganggu fungsi reproduksinya antara lain berupa gangguan pada masa haid. Konsumsi enam gelas atau lebih alkohol setiap minggu mengurangi kesempatan wanita untuk hamil. Jika tak mau ambil risiko, tinggalkan minuman beralkohol sama sekali.
Menurut buku Psychological Disorder in Obstetrics and Gynaecology, disebutkan bahwa pengaruh alkohol terhadap kehamilan dapat dilihat pada fetus dan bayi yang dilahirkan.
Alkohol yang masuk ke dalam tubuh akan secara bebas melewati plasenta. Ibu yang alkoholik akan memungkinkan terjadinya pembentukan janin yang tidak sempurna. Bibir terbelah, lumpuh, keabnormalan fungsi jantung, dan visceral. Bayi yang dilahirkan dari ibu yang minum enam jenis minuman berkadar alkohol setiap harinya, akan memiliki berta badan yang kurang serta mengalami perkembangan yang lambat. Hal ini dikenal dengan sebutan the fetal alcohol syndrome. Sementara itu, bila ibu bayi yang hamil minum dua minuman beralkohol setiap harinya, akan melahirkan bayi yang kurang berat badannya.
Sebuah penelitian yang dilakukan Universitas Minnesota di Amerika Serikat membuktikan bahwa bayi yang dilahirkan seorang penderita alkoholik memiliki kemungkinan lebih besar terkena leukemia (Acute Myeloid Leukemia/AML). Hasil penelitian ini menyebutkan bahwa alkohol menyebabkan kanker, karena alkohol memberikan pengaruh carcinogenic.
6. Hindari kafein yang berlebihan.
Pada wanita kafein dapat menyebabkan gangguan mesntruasi. Bahkan pada konsumsi berlebih diduga dapat menyebabkan kemandulan (infertilitas). Pada pria mengonsumsi kafein terlalu banyak diperkirakan dapat menyebabkan kemandulan karena dapat menurunkan jumlah sperma atau pun merusaknya. Beberapa pasangan yang memiliki masalah kesuburan diusahakan agar mengurangi konsumsi makanan atau minuman yang mengandung kafein.
Dampak kafein pada perempuan hamil mungkin saja sedikit banyak akan berpengaruh terhadap janinnya. Hasil penelitian lain menyebutkan, bayi yang ibunya terlalu banyak minum kopi ketika hamil mempunyai risiko tinggi terkena epilepsi. Kafein dapat menyebabkan proses pelepasan muatan listrik yang berlebihan dan tak teratur dari sel otak bayi karena kekurangan oksigen dan dapat menyebabkan kerusakan sel otak terutama bagian otak besar yang mengontrol memori. Kafein dalam kopi yang diminum wanita hamil juga terbukti bisa masuk ke otak janin. Di sisi lain, saat persalinan kadar oksigen yang dapat mencapai bayi sering kali menurun. Karena itu, wanita hamil sebaiknya tidak minum kopi secara berlebihan.
Artikel Yang Berkaitan
1. Cara menghitung usia Kehamilan dan Hari Perkiraan Lahir.
2. Jika Posisi Janin Sungsang.
3. Mimisan (Epistaksis) Saat Hamil.
4. Mengatasi Susah Tidur Saat Hamil.
5. Waspadai TORCH Pada Kehamilan.
6. Preeklamsia (Keracunan pada Kehamilan).
Selasa, 05 Oktober 2010
Cara Menghitung Usia Kehamilan dan Hari Perkiraan Lahir
Secara tradisional usia kehamilan sering dinyatakan dalam bulan. Untuk mengkonversinya ke dalam hitungan minggu, tentu sangat mudah. Satu bulan kita rata-ratakan 30 hari ( bukan 4 minggu, kurang tepat), selanjutnya usia kehamilan dalam minggu yang disebut oleh SpOG dikalikan 7 didapat usia hamil dalam hari, selanjutnya dibagi 30 hari. Contoh: Usia kehamilan 30 mg x 7 = 210 hari, 210 hari : 30 = 7 bulan. Sehingga usia hamil cukup bulan 40 minggu = 9 bulan 10 hari.
Pembagian usia kehamilan juga sering dibagi per tiga bulanan (trimester). Trimester pertama berarti kehamilan 0 – 14 minggu, trimester kedua berarti kehamilan 14 – 28 minggu, dan trimester ketiga berarti kehamilan 28 – 42 minggu.
Sekalipun bidan atau dokter dapat memperkirakan usia kehamilan Anda, akan lebih baik jika Anda mengetahui cara menghitung usia kehamilan sendiri. Menghitung usia kehamilan berguna untuk pemeriksaan, penjagaan kesehatan, dan memperkirakan kapan saatnya bayi akan lahir.
Perhitungan Usia Kehamilan.
1). Kapan haid terakhir/hari pertama haid terakhir (HPHT)
Pada umumnya penghitungan dilakukan mulai saat haid selesai. Memang secara medis bisa dilakukan seperti itu dengan catatan waktu terjadinya pelepasan sel telur diketahui pasti dalam hal ini dapat dilihat dengan ultrasonografi (USG) dan penghitungan seperti ini menghasilkan usia kehamilan cukup bulan 38 minggu.
Karena tidak praktis maka cara menghitung yang dipakai ialah dengan menghitung kapan tanggal hari pertama haid terakhir Anda. Begitu bulan berikutnya Anda tidak haid, maka sudah dihitung sebagai hitungan 1 bulan. Ini dapat dihitung apabila siklus haid normal. Dengan cara ini didapatkan usia kehamilan cukup bulan 40 minggu (280 hari).
2). Menghitung tinggi puncak rahim (fundus uteri).
Secara sederhana ada patokan penetuan usia kehamilan berdasarkan tingginya puncak rahim ibu saat diraba pada dinding perut. Ada 3 patokan, pertama: setinggi pusat = usia hamil 6 bulan, kedua: antara pusat - ujung tulang dada = 8 bulan dan terakhir antara pusat - pinggir atas tulang kemaluan (dibagian atas bulu kemaluan) = usia hamil 4 bulan. Bagaiman jika tinggi puncak rahim tidak berada pada tiga patokan diatas? Ya betul sekali: maka usia hamil kira-kira berada antara patok-patok diatas yaitu 5 bulan dan antara 7 bulan.
3). Deteksi denyut jantung janin pertama kali.
Jika dalam pemeriksaan dokter dapat mendengar detak janin untuk pertama kali, maka dapat diperkirakan usia janin sudah mencapai 12 minggu. Ukuran ini kurang begtu valid karena detak jantung usia ini masih sangat lemah.
4). Deteksi gerakan janin pertama kali.
Saat janin bergerak untuk pertama kalinya, diperkirakan usia kehamilan mencapai 18 minggu atau 4,5 bulan. Pada kehamilan pertama, ibu biasanya merasakan gerakan janin pada usia 5 bulan. Perhitungan ini keakuratannya tidak bisa dijadikan standar umum karena gerakan ini cukup lemah dan bisa jadi Anda sendiri tidak begitu merasakannya. Namun demikian, cara ini cukup bisa membantu untuk memastikan usia kehamilan. Semakin tua usia kehamilan semakin kuat gerakan janinnya.
5) Ultrasonografi (USG).
Penentuan usia kehamilan dapat dilakukan pula dengan melihat biometri janin, seperti panjang janin, lebar otak, ukuran jantung, ukuran ginjal, dan sebagainya. Alat ini cukup valid untuk memastikan usia kehamilan Anda.
Perhitungan Hari Perkiraan Lahir (HPL).
Untuk menghitung HPL, caranya mudah. Yang perlu anda ingat adalah Hari Pertama Haid Terakhir (HPHT). Penghitungannya dilakukan dengan menggunakan rumus Naegele. Dimana cara menghitungnya yaitu hari pertama haid terakhir ditambah 7 hari, bulan dikurangi 3, dan tahunnya ditambah 1. Untuk haid terakhir di bulan Januari, Februari, dan Maret, bulannya ditambah 9, dan tahunnya tetap.
Misalnya, tanggal pertama haid terakhir adalah tanggal 10 Oktober 2010. Maka perkiraan lahirnya adalah 17 (20 + 7), bulan 7 (10-3), tahun 2011, atau 17 Juli 2011. Atau jika tanggal haid terakhir 10 Januari 2010, maka perkiraan lahirnya 17 (15+7), bulan 10 (1+9), tahun 2010, atau 17 Oktober 2010.
Penghitungan ini akan mendekati ketepatan jika siklus haid teratur (28-30 hari). Dominannya, bayi lahir 2 minggu sebelum atau sesudah penghitungan. Penghitungan akan susah dilakukan jika siklus haid tidak teratur atau karena lupa mengingat tanggal pertama haid terakhirnya.
Usia kehamilan normal
Rata-rata usia kehamilan normal adalah 9 bulan 10 hari terhitung dari hari pertama haid terakhir (2 minggu sebelum pembuahan). Tapi, bisa saja kehamilan ini berlangsung kurang dari 40 minggu (sekitar 38 minggu) atau lebih dari 40 minggu (42 minggu).
Dalam praktek sehari-hari kadang-kadang ibu2 bidan lupa mengingatkan batas maksimal usia kehamilan, yang akibatnya sering terjadi kematian bayi dalam kandungan. Bisa juga bayi lewat bulan atau terlambat lahir, biasanya disebabkan oleh gangguan kelainan jalan lahir, atau karena ibu menderita diabetes mellitus, atau keracunan kehamilan. Batas maksimal usia kehamilan secara internasional sudah disepakati 42 minggu=294 hari (WHO). Jika sampai usia tersebut belum lahir maka dilakukan pengakhiran kehamilan dengan rangsangan persalinan (induksi) atau dengan operasi cesar tergantung kondisi bayi.
Artikel Yang Berkaitan
1. Jika Posisi Janin Sungsang.
2. Mengenal Proses Persiapan, Kelahiran Dan Menyusui Bayi Kembar.
3. bagaimana Cara Mencegah Dan Mengatasi Depresi Setelah Melahirkan.
4. Mimisan (Epistaksis) Saat Hamil.
5. Mengatasi Susah Tidur Saat Hamil.
6. Waspadai TORCH Pada Kehamilan.
Pembagian usia kehamilan juga sering dibagi per tiga bulanan (trimester). Trimester pertama berarti kehamilan 0 – 14 minggu, trimester kedua berarti kehamilan 14 – 28 minggu, dan trimester ketiga berarti kehamilan 28 – 42 minggu.
Sekalipun bidan atau dokter dapat memperkirakan usia kehamilan Anda, akan lebih baik jika Anda mengetahui cara menghitung usia kehamilan sendiri. Menghitung usia kehamilan berguna untuk pemeriksaan, penjagaan kesehatan, dan memperkirakan kapan saatnya bayi akan lahir.
Perhitungan Usia Kehamilan.
1). Kapan haid terakhir/hari pertama haid terakhir (HPHT)
Pada umumnya penghitungan dilakukan mulai saat haid selesai. Memang secara medis bisa dilakukan seperti itu dengan catatan waktu terjadinya pelepasan sel telur diketahui pasti dalam hal ini dapat dilihat dengan ultrasonografi (USG) dan penghitungan seperti ini menghasilkan usia kehamilan cukup bulan 38 minggu.
Karena tidak praktis maka cara menghitung yang dipakai ialah dengan menghitung kapan tanggal hari pertama haid terakhir Anda. Begitu bulan berikutnya Anda tidak haid, maka sudah dihitung sebagai hitungan 1 bulan. Ini dapat dihitung apabila siklus haid normal. Dengan cara ini didapatkan usia kehamilan cukup bulan 40 minggu (280 hari).
2). Menghitung tinggi puncak rahim (fundus uteri).
Secara sederhana ada patokan penetuan usia kehamilan berdasarkan tingginya puncak rahim ibu saat diraba pada dinding perut. Ada 3 patokan, pertama: setinggi pusat = usia hamil 6 bulan, kedua: antara pusat - ujung tulang dada = 8 bulan dan terakhir antara pusat - pinggir atas tulang kemaluan (dibagian atas bulu kemaluan) = usia hamil 4 bulan. Bagaiman jika tinggi puncak rahim tidak berada pada tiga patokan diatas? Ya betul sekali: maka usia hamil kira-kira berada antara patok-patok diatas yaitu 5 bulan dan antara 7 bulan.
3). Deteksi denyut jantung janin pertama kali.
Jika dalam pemeriksaan dokter dapat mendengar detak janin untuk pertama kali, maka dapat diperkirakan usia janin sudah mencapai 12 minggu. Ukuran ini kurang begtu valid karena detak jantung usia ini masih sangat lemah.
4). Deteksi gerakan janin pertama kali.
Saat janin bergerak untuk pertama kalinya, diperkirakan usia kehamilan mencapai 18 minggu atau 4,5 bulan. Pada kehamilan pertama, ibu biasanya merasakan gerakan janin pada usia 5 bulan. Perhitungan ini keakuratannya tidak bisa dijadikan standar umum karena gerakan ini cukup lemah dan bisa jadi Anda sendiri tidak begitu merasakannya. Namun demikian, cara ini cukup bisa membantu untuk memastikan usia kehamilan. Semakin tua usia kehamilan semakin kuat gerakan janinnya.
5) Ultrasonografi (USG).
Penentuan usia kehamilan dapat dilakukan pula dengan melihat biometri janin, seperti panjang janin, lebar otak, ukuran jantung, ukuran ginjal, dan sebagainya. Alat ini cukup valid untuk memastikan usia kehamilan Anda.
Perhitungan Hari Perkiraan Lahir (HPL).
Untuk menghitung HPL, caranya mudah. Yang perlu anda ingat adalah Hari Pertama Haid Terakhir (HPHT). Penghitungannya dilakukan dengan menggunakan rumus Naegele. Dimana cara menghitungnya yaitu hari pertama haid terakhir ditambah 7 hari, bulan dikurangi 3, dan tahunnya ditambah 1. Untuk haid terakhir di bulan Januari, Februari, dan Maret, bulannya ditambah 9, dan tahunnya tetap.
Misalnya, tanggal pertama haid terakhir adalah tanggal 10 Oktober 2010. Maka perkiraan lahirnya adalah 17 (20 + 7), bulan 7 (10-3), tahun 2011, atau 17 Juli 2011. Atau jika tanggal haid terakhir 10 Januari 2010, maka perkiraan lahirnya 17 (15+7), bulan 10 (1+9), tahun 2010, atau 17 Oktober 2010.
Penghitungan ini akan mendekati ketepatan jika siklus haid teratur (28-30 hari). Dominannya, bayi lahir 2 minggu sebelum atau sesudah penghitungan. Penghitungan akan susah dilakukan jika siklus haid tidak teratur atau karena lupa mengingat tanggal pertama haid terakhirnya.
Usia kehamilan normal
Rata-rata usia kehamilan normal adalah 9 bulan 10 hari terhitung dari hari pertama haid terakhir (2 minggu sebelum pembuahan). Tapi, bisa saja kehamilan ini berlangsung kurang dari 40 minggu (sekitar 38 minggu) atau lebih dari 40 minggu (42 minggu).
Dalam praktek sehari-hari kadang-kadang ibu2 bidan lupa mengingatkan batas maksimal usia kehamilan, yang akibatnya sering terjadi kematian bayi dalam kandungan. Bisa juga bayi lewat bulan atau terlambat lahir, biasanya disebabkan oleh gangguan kelainan jalan lahir, atau karena ibu menderita diabetes mellitus, atau keracunan kehamilan. Batas maksimal usia kehamilan secara internasional sudah disepakati 42 minggu=294 hari (WHO). Jika sampai usia tersebut belum lahir maka dilakukan pengakhiran kehamilan dengan rangsangan persalinan (induksi) atau dengan operasi cesar tergantung kondisi bayi.
Artikel Yang Berkaitan
1. Jika Posisi Janin Sungsang.
2. Mengenal Proses Persiapan, Kelahiran Dan Menyusui Bayi Kembar.
3. bagaimana Cara Mencegah Dan Mengatasi Depresi Setelah Melahirkan.
4. Mimisan (Epistaksis) Saat Hamil.
5. Mengatasi Susah Tidur Saat Hamil.
6. Waspadai TORCH Pada Kehamilan.
Senin, 04 Oktober 2010
Jika Posisi Janin Sungsang
Kehamilan sungsang atau posisi sungsang adalah posisi dimana bayi di dalam rahim berada dengan kepala di atas sehingga pada saat persalinan normal, pantat atau kaki si bayi yang akan keluar terlebih dahulu dibandingkan dengan kepala pada posisi normal. Kehamilan sungsang dapat didiagnosis melalui bantuan ultrasonografi (USG).
Sebenarnya, seorang ibu hamil dapat mendeteksi sendiri kelainan letak janinnya. Jika posisi janinnya normal, setelah usia kehamilan 28-32 minggu, akan merasakan gerakan janin lebih banyak di atas pusar. Sedangkan jika janinnya sungsang, akan dirasakan tendangan janin yang lebih banyak ke arah bawah. Hal ini juga berarti kepala dan tangan janin berada di atas. Ciri lainnya adalah rahim terasa tertekan atau sesak karena bagian yang keras (kepala janin) mendesak tulang iga.
Kelainan letak janin tersebut juga bisa diketahui bidan atau dokter dengan cara meraba perut pada ibu hamil. Jika perlu, pemeriksaan lebih lanjut akan dilakukan dokter untuk mencari penyebabnya, antara lain dengan menggunakan alat ultrasonografi (USG).
Penyebab sungsang
Faktor janin. Misalnya, ukurannya lebih kecil ketimbang ruangan dalam rahim. Atau sebaliknya, ukuran janin terlalu besar sehingga kepalanya tak bisa masuk ke rongga panggul. Selain itu bisa juga karena janin kembar, atau ada kelainan pada janin seperti kepalanya besar (hidrosefalus) atau tidak ada batok kepala (anencephaly).
Faktor bunda. Misalnya, bentuk rahim tidak normal atau adanya kelainan pada rahim, rongga panggul bunda sempit, cairan ketuban (amniotik) terlalu banyak, atau ada tumor di rahim yang menghalangi jalan lahir. Selain itu, bisa juga karena plasenta berada di bagian bawah rongga rahim, ari-ari yang pendek, ada lilitan tali pusat, atau Anda telah melahirkan banyak anak sehingga rahim sudah sangat elastis.
Jika dikaitkan dengan posisi kaki janin, maka ada 3 jenis sungsang :
Letak bokong (frank breech): letak bokong di bawah dengan kedua kaki ke atas, kadang kaki sampai menyentuh telinga.
Letak sungsang sempurna (complete breech): letak bokong di bawah dengan kedua kaki ada di samping bokong (seakan posisi janin “jongkok” dengan bokong di atas mulut rahim dan lutut terangkat ke perut.
Letak sungsang tidak sempurna (incomplete breech atau single footling breech): selain bokong, ada bagian tubuh lain, seperti kaki atau lutut, yang berada di bawah. Biasanya, satu kaki menjulur ke bawah hingga ke jalan lahir. Jenis sungsang ini jarang ditemukan.
Pada usia kehamilan 38 minggu, umumnya posisi janin sudah tidak berubah lagi.Yang paling penting adalah mengetahui mengapa terjadi presentasi bokong (kepala di atas, bokong di bawah); apakah ada penyulit yang menyertai, misalnya bayinya besar, letak plasenta menutupi jalan lahir, ada lilitan tali pusat dsbnya. Jika tidak ditemukan penyulit, boleh dicoba melakukan versi luar (memutar janin); cara ini mungkin berhasil, bisa juga tidak. Jika tidak berhasil, sebaiknya persalinan dilakukan dengan operasi sesar karena risiko kematian dan kesakitan (mortalitas dan morbiditas) bayi pada persalinan sungsang dibandingkan dengan persalinan normal, 3 kali lebih tinggi. Janin dengan posisi sungsang bisa saja lahir lewat jalan lahir, hanya saja, banyak komplikasi pada bayi akibat persalinan sungsang tersebut, antara lain after coming head (kepala macet di pintu panggul sementara bokong, perut, dan bahu sudah lahir).
Tip agar bayi tidak sungsang.
Yang harus diketahui oleh ibu muda yang baru mengalami masa kehamilan tetapi hamil sungsang, tidak perli khawatir karena memikirkan kehamilannya. Dimana usia kehamilan sangat berpengaruh terhadap posisi janin. Usia kehamilan 36 pekan bagi ibu yang baru pertama melahirkan, posisi janin masih bisa berubah-ubah, dari posisi sungsang ke posisi normal. Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan apabila posisi janin dalam kehamilan Anda mengalami sungsang.
Melakukan gerakan seperti orang sujud, teknik ini bisa digunakan dan paling mudah untuk dilakukan yaitu dengan posisi seperti orang sujud selama 5-10 menit, apalagi jika melaksanakan shalat lima waktu, tentu akan lebih baik lagi dan mudah-mudahan dapat merubah posisi sungsang menjadi normal
Usahakan badan minimal gerak, misalnya jalan-jalan dalam batas wajar, sedikit bersih-bersih rumah atau yang lainnya.
Artikel Yang Berkaitan
1. Manfaat Air Putih Selama Kehamilan.
2. Mengenal Proses Persiapan, Kelahiran, Dan Menyusui Bayi Kembar.
3. Bagaimana Cara Mencegah dan Mengatasi Depresi setelah Melahirkan.
4. Mimisan (Epetaksis)Saat Hamil.
5. Mengatasi Susah Tidur Saat Hamil.
6. Manfaat Buah Kurma Bagi Wanita Hamil, Melahirkan dan Menyusui.
Sebenarnya, seorang ibu hamil dapat mendeteksi sendiri kelainan letak janinnya. Jika posisi janinnya normal, setelah usia kehamilan 28-32 minggu, akan merasakan gerakan janin lebih banyak di atas pusar. Sedangkan jika janinnya sungsang, akan dirasakan tendangan janin yang lebih banyak ke arah bawah. Hal ini juga berarti kepala dan tangan janin berada di atas. Ciri lainnya adalah rahim terasa tertekan atau sesak karena bagian yang keras (kepala janin) mendesak tulang iga.
Kelainan letak janin tersebut juga bisa diketahui bidan atau dokter dengan cara meraba perut pada ibu hamil. Jika perlu, pemeriksaan lebih lanjut akan dilakukan dokter untuk mencari penyebabnya, antara lain dengan menggunakan alat ultrasonografi (USG).
Penyebab sungsang
Faktor janin. Misalnya, ukurannya lebih kecil ketimbang ruangan dalam rahim. Atau sebaliknya, ukuran janin terlalu besar sehingga kepalanya tak bisa masuk ke rongga panggul. Selain itu bisa juga karena janin kembar, atau ada kelainan pada janin seperti kepalanya besar (hidrosefalus) atau tidak ada batok kepala (anencephaly).
Faktor bunda. Misalnya, bentuk rahim tidak normal atau adanya kelainan pada rahim, rongga panggul bunda sempit, cairan ketuban (amniotik) terlalu banyak, atau ada tumor di rahim yang menghalangi jalan lahir. Selain itu, bisa juga karena plasenta berada di bagian bawah rongga rahim, ari-ari yang pendek, ada lilitan tali pusat, atau Anda telah melahirkan banyak anak sehingga rahim sudah sangat elastis.
Jika dikaitkan dengan posisi kaki janin, maka ada 3 jenis sungsang :
Letak bokong (frank breech): letak bokong di bawah dengan kedua kaki ke atas, kadang kaki sampai menyentuh telinga.
Letak sungsang sempurna (complete breech): letak bokong di bawah dengan kedua kaki ada di samping bokong (seakan posisi janin “jongkok” dengan bokong di atas mulut rahim dan lutut terangkat ke perut.
Letak sungsang tidak sempurna (incomplete breech atau single footling breech): selain bokong, ada bagian tubuh lain, seperti kaki atau lutut, yang berada di bawah. Biasanya, satu kaki menjulur ke bawah hingga ke jalan lahir. Jenis sungsang ini jarang ditemukan.
Pada usia kehamilan 38 minggu, umumnya posisi janin sudah tidak berubah lagi.Yang paling penting adalah mengetahui mengapa terjadi presentasi bokong (kepala di atas, bokong di bawah); apakah ada penyulit yang menyertai, misalnya bayinya besar, letak plasenta menutupi jalan lahir, ada lilitan tali pusat dsbnya. Jika tidak ditemukan penyulit, boleh dicoba melakukan versi luar (memutar janin); cara ini mungkin berhasil, bisa juga tidak. Jika tidak berhasil, sebaiknya persalinan dilakukan dengan operasi sesar karena risiko kematian dan kesakitan (mortalitas dan morbiditas) bayi pada persalinan sungsang dibandingkan dengan persalinan normal, 3 kali lebih tinggi. Janin dengan posisi sungsang bisa saja lahir lewat jalan lahir, hanya saja, banyak komplikasi pada bayi akibat persalinan sungsang tersebut, antara lain after coming head (kepala macet di pintu panggul sementara bokong, perut, dan bahu sudah lahir).
Tip agar bayi tidak sungsang.
Yang harus diketahui oleh ibu muda yang baru mengalami masa kehamilan tetapi hamil sungsang, tidak perli khawatir karena memikirkan kehamilannya. Dimana usia kehamilan sangat berpengaruh terhadap posisi janin. Usia kehamilan 36 pekan bagi ibu yang baru pertama melahirkan, posisi janin masih bisa berubah-ubah, dari posisi sungsang ke posisi normal. Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan apabila posisi janin dalam kehamilan Anda mengalami sungsang.
Melakukan gerakan seperti orang sujud, teknik ini bisa digunakan dan paling mudah untuk dilakukan yaitu dengan posisi seperti orang sujud selama 5-10 menit, apalagi jika melaksanakan shalat lima waktu, tentu akan lebih baik lagi dan mudah-mudahan dapat merubah posisi sungsang menjadi normal
Usahakan badan minimal gerak, misalnya jalan-jalan dalam batas wajar, sedikit bersih-bersih rumah atau yang lainnya.
Artikel Yang Berkaitan
1. Manfaat Air Putih Selama Kehamilan.
2. Mengenal Proses Persiapan, Kelahiran, Dan Menyusui Bayi Kembar.
3. Bagaimana Cara Mencegah dan Mengatasi Depresi setelah Melahirkan.
4. Mimisan (Epetaksis)Saat Hamil.
5. Mengatasi Susah Tidur Saat Hamil.
6. Manfaat Buah Kurma Bagi Wanita Hamil, Melahirkan dan Menyusui.
Rabu, 29 September 2010
Manfaat Minum Air Putih Selama Kehamilan
Air putih sebenarnya sangat bermanfaat sekali, terutama bagi perempuan selama kehamilan. Kurangnya konsumsi air putih selama kehamilan akan berdampak buruk bagi perkembangan janin. Air putih dapat membantu mempersiapkan tubuh menghadapi berbagai perubahan tubuh secara psikologis, dari efek samping dan rasa tidak nyaman selama masa kehamilan.
Hormon kehamilan sangat membutuhkan banyak air. Asupan atau konsumsi air putih bagi ibu hamil harus lebih banyak dibandingkan masa sebelum kehamilan. Peningkatan konsumsi ini untuk mendukung sirkulasi yang ada di dalam cairan amnion atau cairan yang ada dalam selaput ketuban. Dimana jika terjadi kekurangan amnion bisa menyebabkan terjadinya tekanan pada organ janin yang dapat mengakibatkan cacat lahir, berpotensi meningkatkan kemungkinan keguguran hingga janin meninggal dalam kandungan.
Tidak hanya itu, kekurangan amnion juga bisa menghambat pertumbuhan janin, menyebabkan persalinan dini, dan komplikasi persalinan seperti pemampatan korda, cairan amnion bermekonium dan bedah caesar.
Dalam Journal of Perinatal Education, Kristen Montgomery, Ph.D., RN mengungkapkan jika seorang ibu sebelumnya mempunyai kebiasaaan kurang mengonsumsi air, maka selama hamil, mereka harus meningkatkan asupan air putih dan cairan lainnya untuk memenuhi kebutuhan tubuh mereka.
Pakar lainnya, Alan Greene, M.D. meminta ibu hamil untuk mengingat plasentanya, yaitu dengan mengkonsumsi kira-kira satu cangkir air setiap jamnya yang digunakan untuk melengkapi cairan amnion di dalam kandungan. Untuk itu, selayaknya ibu hamil harus mengkonsumsi air puti sebanyak itu sehingga tidak akan mengganggu pertumbuhan janin yang ada di dalam perutnya.
Seorang peneliti penulis dan konsultan pengobatan alami atas kekuatan air putih terkemuka, F. Batmanghelidj, M.D., atau akrab dipanggil Dr. B mengungkapkan bahwa masa awal pertumbuhan janin membutuhkan sangat banyak air.
Dalam bukunya, Your Body's Many Cries for Water dan Water for Health, for Healing, for Life, Dr. B menyampaikan pada ibu hamil untuk meningkatkan asupan air putih selama mengandung, atau jika belum, sebaiknya segera melakukannya.
"Setiap kali sel ibu memberikan pertumbuhan pada sel janin, 75 persen atau lebih volume sel harus diisi dengan air. Jadi selama fase perkembangan sel air untuk pertumbuhan sel janin disediakan oleh ibu," ungkapnya.
Kebiasaan rasa mual dan muntah, yang biasanya terjadi di pagi hari pada kehamilan trisemester pertama/morning sickness masuk dalam daftar gejala dehidrasi. Dr. B menulis, "Morning sickness adalah sinyal kehausan dari janin maupun ibunya. Ini adalah sinyal dehidrasi paling awal dari ibu dan janinnya," ungkapnya.
Di samping itu, mata bengkak, pergelangan kaki bengkak dan penimbunan cairan abnormal (edema) adalah sinyal-sinyal dehidrasi selama masa kehamilan.
Paul Chek, HHP mengatakan, “Sari buah olahan benar-benar tidak dapat menggantikan air putih.” Minuman yang melalui proses pasteurisasi, telah kehilangan nutrisi, dan jus juga banyak mengandung nutrisi sintetis murah sehingga lebih banyak racun daripada nutrisinya, lanjutnya di suatu program radio You Are What You Eat.
Chek juga mengatakan kepada pendengarnya bahwa dengan meminum sari buah, sebenarnya membuat seseorang perlu minum air putih tambahan untuk mencerna sari buah tersebut. Hanya jus sayur dan buah segar yang mengandung cukup nutrisi untuk menjamin kehilangan air putih. Untuk menghindari kehilangan nutrisi, sebaiknya Anda meminum jus buah dan sayur dalam waktu satu menit setelah pembuatan jus selesai.
Chek merekomendasikan minum air filter murni atau satu botol gelas air sumur artesis. Menghindari barang-barang berbahan dasar plastik merupakan hal penting bagi ibu hamil. Dr. B merekomendasikan untuk mendapatkan urin yang jernih sebagai tanda seseorang telah minum cukup air. Keduanya merekomendasikan untuk menambahkan sejumput garam laut tanpa olahan ke air putih untuk memastikan bahwa air meresap ke dalam sel dan bereaksi secara tepat. (James Goodlatte/The Epoch Times/feb)
Hormon kehamilan sangat membutuhkan banyak air. Asupan atau konsumsi air putih bagi ibu hamil harus lebih banyak dibandingkan masa sebelum kehamilan. Peningkatan konsumsi ini untuk mendukung sirkulasi yang ada di dalam cairan amnion atau cairan yang ada dalam selaput ketuban. Dimana jika terjadi kekurangan amnion bisa menyebabkan terjadinya tekanan pada organ janin yang dapat mengakibatkan cacat lahir, berpotensi meningkatkan kemungkinan keguguran hingga janin meninggal dalam kandungan.
Tidak hanya itu, kekurangan amnion juga bisa menghambat pertumbuhan janin, menyebabkan persalinan dini, dan komplikasi persalinan seperti pemampatan korda, cairan amnion bermekonium dan bedah caesar.
Dalam Journal of Perinatal Education, Kristen Montgomery, Ph.D., RN mengungkapkan jika seorang ibu sebelumnya mempunyai kebiasaaan kurang mengonsumsi air, maka selama hamil, mereka harus meningkatkan asupan air putih dan cairan lainnya untuk memenuhi kebutuhan tubuh mereka.
Pakar lainnya, Alan Greene, M.D. meminta ibu hamil untuk mengingat plasentanya, yaitu dengan mengkonsumsi kira-kira satu cangkir air setiap jamnya yang digunakan untuk melengkapi cairan amnion di dalam kandungan. Untuk itu, selayaknya ibu hamil harus mengkonsumsi air puti sebanyak itu sehingga tidak akan mengganggu pertumbuhan janin yang ada di dalam perutnya.
Seorang peneliti penulis dan konsultan pengobatan alami atas kekuatan air putih terkemuka, F. Batmanghelidj, M.D., atau akrab dipanggil Dr. B mengungkapkan bahwa masa awal pertumbuhan janin membutuhkan sangat banyak air.
Dalam bukunya, Your Body's Many Cries for Water dan Water for Health, for Healing, for Life, Dr. B menyampaikan pada ibu hamil untuk meningkatkan asupan air putih selama mengandung, atau jika belum, sebaiknya segera melakukannya.
"Setiap kali sel ibu memberikan pertumbuhan pada sel janin, 75 persen atau lebih volume sel harus diisi dengan air. Jadi selama fase perkembangan sel air untuk pertumbuhan sel janin disediakan oleh ibu," ungkapnya.
Kebiasaan rasa mual dan muntah, yang biasanya terjadi di pagi hari pada kehamilan trisemester pertama/morning sickness masuk dalam daftar gejala dehidrasi. Dr. B menulis, "Morning sickness adalah sinyal kehausan dari janin maupun ibunya. Ini adalah sinyal dehidrasi paling awal dari ibu dan janinnya," ungkapnya.
Di samping itu, mata bengkak, pergelangan kaki bengkak dan penimbunan cairan abnormal (edema) adalah sinyal-sinyal dehidrasi selama masa kehamilan.
Paul Chek, HHP mengatakan, “Sari buah olahan benar-benar tidak dapat menggantikan air putih.” Minuman yang melalui proses pasteurisasi, telah kehilangan nutrisi, dan jus juga banyak mengandung nutrisi sintetis murah sehingga lebih banyak racun daripada nutrisinya, lanjutnya di suatu program radio You Are What You Eat.
Chek juga mengatakan kepada pendengarnya bahwa dengan meminum sari buah, sebenarnya membuat seseorang perlu minum air putih tambahan untuk mencerna sari buah tersebut. Hanya jus sayur dan buah segar yang mengandung cukup nutrisi untuk menjamin kehilangan air putih. Untuk menghindari kehilangan nutrisi, sebaiknya Anda meminum jus buah dan sayur dalam waktu satu menit setelah pembuatan jus selesai.
Chek merekomendasikan minum air filter murni atau satu botol gelas air sumur artesis. Menghindari barang-barang berbahan dasar plastik merupakan hal penting bagi ibu hamil. Dr. B merekomendasikan untuk mendapatkan urin yang jernih sebagai tanda seseorang telah minum cukup air. Keduanya merekomendasikan untuk menambahkan sejumput garam laut tanpa olahan ke air putih untuk memastikan bahwa air meresap ke dalam sel dan bereaksi secara tepat. (James Goodlatte/The Epoch Times/feb)
Jumat, 24 September 2010
Mengenal Proses Persiapan, Kelahiran, dan Menyusui Bayi Kembar
Banyak faktor diduga sebagai penyebab kehamilan kembar. Selain faktor genetik, obat penyubur yang dikonsumsi dengan tujuan agar sel telur matang secara sempurna, juga diduga ikut memicu terjadinya bayi kembar. Alasannya, jika indung telur bisa memproduksi sel telur dan diberi obat penyubur, maka sel telur yang matang pada saat bersamaan bisa banyak, bahkan sampai lima dan enam.
Kehamilan bayi kembar dapat diketahui saat awal kehamilannya melalui USG (Ultrasonografi). Pemeriksaan USG (ultrasonografi) akan memastikan kecurigaan adanya kehamilan kembar dengan lebih tepat dan aman. Dimana pada saat pemeriksaan akan terlihat 2 buah kepala yang berbeda atau dua buah detak jantung janin. Yang lain menilai kehamilan kembar ini dari pertumbuhan rahim yang cepat sehingga menimbulkan kecurigaan terjadinya kehamilan kembar. Berikut ini ada dua type kembar, yaitu anatara lain:
Kembar identik: disebut juga sebagai kembar monozygotik, yaitu kembar yang berasal dari satu telur. Mempunyai gen yang sama, jenis kelamin yang sama, dan muka yang serupa.
Kembar fraternal: disebut juga sebagai kembar dizygotik, yaitu kembar yang berasal dari dua telur. Mereka biasanya tidak terlalu mirip atau seperti kakak adik saja. Biasanya tipe kembar freternal tidak selalu memiliki jenis kelamin yang sama dimana : setengah bagian dari kembar fraternal adalah anak laki – anak perempuan; 1/4 bagian adalah anak laki – anak laki dan ; 1/4 bagian lagi anak perempuan-anak perempuan.
Seperti halnya kehamilan tunggal kehamilan kembar juga mempunyai resiko, dimana untuk kehamilan kembar resiko akan menjadi lebih tinggi. Tapi tentu saja bukan saatnya untuk menjadi kuatir setiap waktu, kehamilan kembar ini juga adalah anugerah dan anda tidak dapat mencegah untuk mendapatkan kehamilan kembar ini. Tetapi anda dapat mempersiapkan diri dengan lebih baik untuk menghadapi kehamilan kembar anda dan resikonya. Persiapan yang dapat Anda lakukan untuk kehamilan kembar, yaitu ntara lain:
1. Nutrisi yang mencukupi: BBLR atau berat badan lahir rendah adalah salah satu dari kebanyakan permasalahan dengan kelahiran kembar. Dengan memberikan nutrisi makanan yang cukup dan sehat dengan diet yang seimbang, akan membantu menurunkan kemungkinan komplikasi. Makan dengan nutrisi yang mencukupi, dalam kehamilan ini anda memerlukan tambahan 300 - 500 kalori perhari, makan dengan variasi makanan seimbang.
2. Pemeriksaan Antenatal Care yang teratur: Setiap kehamilan sebaiknya melakukan pemeriksaan antenatalcare yang teratur sehingga dokter dapat melakukan pemeriksaan dan pemantauan terhadap kehamilan baik ibu dan bayi. Begitu juga untuk kehamilan kembar anda perlu untuk melakukan pemeriksaan ANC yang teratur sesuai jadwal yang diberikan untuk memonitor kehamilan kembar anda sehingga dapat membantu untuk menurunkan resiko atau komplikasi yang berhubungan dengan kehamilan kembar. Dengan melakukan pemeriksaan ANC teratur anda dapat lebih yakin bahwa anda dalam monitor dan penanganan medis yang terbaik sedapat mungkin.
3. Istirahat Yang Cukup: Pada kehamilan kembar tubuh anda bekerja dua kali lebih keras, untuk itu anda juga memerlukan istirahat dua kali lebih banyak. Cobalah untuk mencari waktu untuk beristirahat selama aktivitas anda sehari-hari. Carilah bantuan untuk melakukan pekerjaan rumah tangga anda. Dokter anda mungkin akan menganjurkan anda untuk mengambil cuti kerja lebih awal bila anda bekerja, dan bahkan mungkin untuk melakukan istirahat tidur dirumah
4. Rencanakan dan Bicarakan Mulai dari Sekarang; Menghadapi kehamilan kembar ini anda akan mengalami perubahan dalam perasaan anda, bicarakan segalanya dengan pasangan anda, juga rencanakan apa yang ingin anda lakukan, segalanya akan berubah dengan kelahiran si kembar. Perlunya dukungan dari pihak suami juga keluarga untuk anda.
Kemungkinan melahirkan secara normal.
Kehamilan kembar bukan merupakan indikasi untuk melakukan sectio caesaria. Banyak kehamilan kembar yang dapat lahir secara normal, kecuali ada kelainan, misal, kelainan letak, prematuraitas sungsang, interlocking, ibu obesitas ,primi tua, kelainan jantung, plasenta previa, gawat janin dll.
Melahirkan bayi kembar secara persalinan Normal atau pervaginum adalah mungkin dan aman, tetapi persalinan normal pada bayi kembar tergantung dari banyak faktor, termasuk bagaimana posisi bayi saat kelahiran dan bagaimana bayi melalui persalinan ini. Juga tergantung dari keadaan kesehatan ibu hamil. Kecuali jika ada kelainan, misal, kelainan letak, prematuraitas sungsang, interlocking, ibu obesitas ,primi tua, kelainan jantung, plasenta previa, gawat janin dllmaka persalinan melalui operasi sectio caesaria akan dilakukan. Jadi bila anda sudah mengetahui anda memiliki kehamilan kembar, tidak perlu menjadi bingung dan gelisah, hadapilah kehamilan anda ini dengan kebahagian dan nikmati hari-hari anda selama kehamilan dengan suka cita , karena bila anda stress tidak akan membantu anda untuk lebih baik. Yang terpenting lakukan persiapan yang terbaik untuk kehamilan anda.
Inisiasi Menyusu Dini (IMD) pada bayi lahir kembar.
IMD tidak hanya diberikan untuk Ibu dengan persalinan normal, tapi juga yang lahir dengan sectio caesaria. Biasanya harus ada kesepakatan antara tim operasi, kebijakan rumah sakit serta pasiennya. Kami melakukan hal tersebut dirumah sakit. Jadi sambil menyelesaikan operasi ibunya mencoba memberikan IMD pd bayinya dengan dibantu tenaga medis bidan yang ada.
Menyusui bayi kembar.
Secara teori, produksi ASI Anda dipengaruhi oleh “permintaan”. Jika Anda memiliki 3 bayi pun, maka produksi ASI Anda akan mengikuti permintaan ketiganya. Namun begitu, Anda tetap harus memngkonsumsi makanan yang bergizi - protein, buah-buahan serta sayuran. Anda juga memerlukan asupan kalori dan cairan yang lebih dibandingkan ibu yang menyusui 1 bayi.
Hampir semua ahli menganjurkan agar Anda menyusui bayi kembar Anda secara berbarengan. Kalau tidak, Anda bisa bayangkan betapa lelahnya jika harus menyusui bayi yang lain setelah selesai menyusui yang pertama.
Anda bisa menyusui keduanya dengan menggendong mereka masing-masing pada ketiak Anda, dengan posisi bayi agak tegak. Gunakan bantal untuk membantu. Atau, Anda juga bisa menyusui mereka dengan posisi seperti mengayun, di mana posisi bayi lebih rebah dan mereka bersilangan satu sama lain. Terkadang ada ibu yang mengkombinasikan kedua posisi ini. Yang jelas, temukan yang nyaman untuk Anda dan mereka.
Kehamilan bayi kembar dapat diketahui saat awal kehamilannya melalui USG (Ultrasonografi). Pemeriksaan USG (ultrasonografi) akan memastikan kecurigaan adanya kehamilan kembar dengan lebih tepat dan aman. Dimana pada saat pemeriksaan akan terlihat 2 buah kepala yang berbeda atau dua buah detak jantung janin. Yang lain menilai kehamilan kembar ini dari pertumbuhan rahim yang cepat sehingga menimbulkan kecurigaan terjadinya kehamilan kembar. Berikut ini ada dua type kembar, yaitu anatara lain:
Kembar identik: disebut juga sebagai kembar monozygotik, yaitu kembar yang berasal dari satu telur. Mempunyai gen yang sama, jenis kelamin yang sama, dan muka yang serupa.
Kembar fraternal: disebut juga sebagai kembar dizygotik, yaitu kembar yang berasal dari dua telur. Mereka biasanya tidak terlalu mirip atau seperti kakak adik saja. Biasanya tipe kembar freternal tidak selalu memiliki jenis kelamin yang sama dimana : setengah bagian dari kembar fraternal adalah anak laki – anak perempuan; 1/4 bagian adalah anak laki – anak laki dan ; 1/4 bagian lagi anak perempuan-anak perempuan.
Seperti halnya kehamilan tunggal kehamilan kembar juga mempunyai resiko, dimana untuk kehamilan kembar resiko akan menjadi lebih tinggi. Tapi tentu saja bukan saatnya untuk menjadi kuatir setiap waktu, kehamilan kembar ini juga adalah anugerah dan anda tidak dapat mencegah untuk mendapatkan kehamilan kembar ini. Tetapi anda dapat mempersiapkan diri dengan lebih baik untuk menghadapi kehamilan kembar anda dan resikonya. Persiapan yang dapat Anda lakukan untuk kehamilan kembar, yaitu ntara lain:
1. Nutrisi yang mencukupi: BBLR atau berat badan lahir rendah adalah salah satu dari kebanyakan permasalahan dengan kelahiran kembar. Dengan memberikan nutrisi makanan yang cukup dan sehat dengan diet yang seimbang, akan membantu menurunkan kemungkinan komplikasi. Makan dengan nutrisi yang mencukupi, dalam kehamilan ini anda memerlukan tambahan 300 - 500 kalori perhari, makan dengan variasi makanan seimbang.
2. Pemeriksaan Antenatal Care yang teratur: Setiap kehamilan sebaiknya melakukan pemeriksaan antenatalcare yang teratur sehingga dokter dapat melakukan pemeriksaan dan pemantauan terhadap kehamilan baik ibu dan bayi. Begitu juga untuk kehamilan kembar anda perlu untuk melakukan pemeriksaan ANC yang teratur sesuai jadwal yang diberikan untuk memonitor kehamilan kembar anda sehingga dapat membantu untuk menurunkan resiko atau komplikasi yang berhubungan dengan kehamilan kembar. Dengan melakukan pemeriksaan ANC teratur anda dapat lebih yakin bahwa anda dalam monitor dan penanganan medis yang terbaik sedapat mungkin.
3. Istirahat Yang Cukup: Pada kehamilan kembar tubuh anda bekerja dua kali lebih keras, untuk itu anda juga memerlukan istirahat dua kali lebih banyak. Cobalah untuk mencari waktu untuk beristirahat selama aktivitas anda sehari-hari. Carilah bantuan untuk melakukan pekerjaan rumah tangga anda. Dokter anda mungkin akan menganjurkan anda untuk mengambil cuti kerja lebih awal bila anda bekerja, dan bahkan mungkin untuk melakukan istirahat tidur dirumah
4. Rencanakan dan Bicarakan Mulai dari Sekarang; Menghadapi kehamilan kembar ini anda akan mengalami perubahan dalam perasaan anda, bicarakan segalanya dengan pasangan anda, juga rencanakan apa yang ingin anda lakukan, segalanya akan berubah dengan kelahiran si kembar. Perlunya dukungan dari pihak suami juga keluarga untuk anda.
Kemungkinan melahirkan secara normal.
Kehamilan kembar bukan merupakan indikasi untuk melakukan sectio caesaria. Banyak kehamilan kembar yang dapat lahir secara normal, kecuali ada kelainan, misal, kelainan letak, prematuraitas sungsang, interlocking, ibu obesitas ,primi tua, kelainan jantung, plasenta previa, gawat janin dll.
Melahirkan bayi kembar secara persalinan Normal atau pervaginum adalah mungkin dan aman, tetapi persalinan normal pada bayi kembar tergantung dari banyak faktor, termasuk bagaimana posisi bayi saat kelahiran dan bagaimana bayi melalui persalinan ini. Juga tergantung dari keadaan kesehatan ibu hamil. Kecuali jika ada kelainan, misal, kelainan letak, prematuraitas sungsang, interlocking, ibu obesitas ,primi tua, kelainan jantung, plasenta previa, gawat janin dllmaka persalinan melalui operasi sectio caesaria akan dilakukan. Jadi bila anda sudah mengetahui anda memiliki kehamilan kembar, tidak perlu menjadi bingung dan gelisah, hadapilah kehamilan anda ini dengan kebahagian dan nikmati hari-hari anda selama kehamilan dengan suka cita , karena bila anda stress tidak akan membantu anda untuk lebih baik. Yang terpenting lakukan persiapan yang terbaik untuk kehamilan anda.
Inisiasi Menyusu Dini (IMD) pada bayi lahir kembar.
IMD tidak hanya diberikan untuk Ibu dengan persalinan normal, tapi juga yang lahir dengan sectio caesaria. Biasanya harus ada kesepakatan antara tim operasi, kebijakan rumah sakit serta pasiennya. Kami melakukan hal tersebut dirumah sakit. Jadi sambil menyelesaikan operasi ibunya mencoba memberikan IMD pd bayinya dengan dibantu tenaga medis bidan yang ada.
Menyusui bayi kembar.
Secara teori, produksi ASI Anda dipengaruhi oleh “permintaan”. Jika Anda memiliki 3 bayi pun, maka produksi ASI Anda akan mengikuti permintaan ketiganya. Namun begitu, Anda tetap harus memngkonsumsi makanan yang bergizi - protein, buah-buahan serta sayuran. Anda juga memerlukan asupan kalori dan cairan yang lebih dibandingkan ibu yang menyusui 1 bayi.
Hampir semua ahli menganjurkan agar Anda menyusui bayi kembar Anda secara berbarengan. Kalau tidak, Anda bisa bayangkan betapa lelahnya jika harus menyusui bayi yang lain setelah selesai menyusui yang pertama.
Anda bisa menyusui keduanya dengan menggendong mereka masing-masing pada ketiak Anda, dengan posisi bayi agak tegak. Gunakan bantal untuk membantu. Atau, Anda juga bisa menyusui mereka dengan posisi seperti mengayun, di mana posisi bayi lebih rebah dan mereka bersilangan satu sama lain. Terkadang ada ibu yang mengkombinasikan kedua posisi ini. Yang jelas, temukan yang nyaman untuk Anda dan mereka.
Rabu, 22 September 2010
Bagaimana Cara Mencegah Dan Mengatasi Depresi Setelah Melahirkan
Banyak wanita yang mengalami gangguan mood atau suasana hati setelah melahirkan. Sebagian besar dari mereka mengalami apa yang disebut baby blues syndrom, sedangkan 10-15% mengalami depresi setelah melahirkan atau yang dikenal dengan post partum depression. Baby blues syndrom atau post partum depression adalah suatu gangguan psikologis sementara yang ditandai dengan memuncaknya emosi pada minggu pertama setelah melahirkan. Suasana hati yang paling utama adalah kebahagiaan, namun emosi akan menjadi labil.
Post partum depression berhubungan dengan depresi yang dialami wanita selama kehamilan, single parent, konsumsi rokok dan atau obat-obatan terlarang selama masa kehamilan, muntah-muntah hebat selama kehamilan, menderita suatu penyakit selama kehamilan, kelainan psikologis lain sebelumnya yang mempengaruhi, dan adanya riwayat post partum depression terdahulu.
Gejala yang timbul.
Gejala yang dapat muncul yaitu insomnia, sering menangis, depresi, cemas, konsentrasi menurun, mudah marah, gangguan nafsu makan, kecendrungan untuk bunuh diri, dan sering berpikir tentang kematian. Kecemasan sangat menonjol pada keadaan ini akibat ibu terlalu khawatir bahkan seringkali terobsesi pada kesehatan dan kesejahteraan bayinya. Ibu mungkin menganggap bayinya sebagai beban, namun dapat juga sebaliknya memiliki perasaan takut yang berlebihan bahwa ia akan membahayakan bayinya.
Penderita dapat menangis selama beberapa waktu dan kemudian kembali normal, tetapi menangis lagi di waktu yang lain. Seluruh gejala terbilang ringan dan berlangsung selama beberapa hari, lalu hilang secara sepontan dalam waktu 2 minggu pertama setelah melahirkan sehingga baby blues tidak berpengaruh terhadap kemampuan ibu dalam mengasuh anak.
Untuk menghadapi semua ini keluarga maupun penderita hendaknya harus sabar dengan diri sendiri, mengerti bahwa semua perasaan ini adalah normal, dan dalam beberapa minggu segalanya akan terasa lebih baik untuk anda.
Pengobatan yang harus dijalani
Penatalaksanaan dapat dilakukan dengan memberikan dukungan moril dan obat anti depresi. Jika keadaan semakin membaik setelah 6 minggu, konsumsi obat dilanjutkan hingga 6 bulan untuk mencegah terjadinya kambuh. Akan tetapi apabila respon pengobatan buruk atau terjadi kambuh, maka segera hubungi psikiater. Obat anti depresi akan menembus ASI, sehingga obat yang diberikan adalah obat yang memiliki kadar rendah atau bahkan tidak terdeteksi dalam ASI agar tidak menimbulkan efek samping pada bayi. Namun ada juga yang membahayakan bayi sehingga ibu tidak dianjurkan untuk memberikan ASI.
Jika anda menemukan bahwa perasaan anda semakin tak menentu, sedih, bingung dan terasa sulit untuk mengurus diri anda sendiri dan keluarga anda, anda sebaiknya menghubungi dokter anda sehingga dokter anda dapat menentukan apakah anda menderita dari apa yang disebut depresi pasca persalinan sehingga dokter dapat memberikan penanganan dini yang terbaik untuk anda.
Ingat janganlah menjadi malu untuk membicarakan hal ini dengan dokter anda, ini adalah hal yang sering terjadi, anda tidak sendirian mengalami hal ini. Yang terpenting adalah menangani semuanya sedini mungkin. Dan dukungan dari suami juga keluarga adalah faktor penting yang akan membantu si ibu baru untuk mengatasi perasaannya ini.
Pencegahan
Pencegah terbaik adalah dengan mengurangi faktor resikoter jadinya gangguan psikologi pada ibu hamil dan ibu pasca persalinan. Berikut hal-hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi faktor resiko, yaitu:
1.Pemberian suport atau dukungan dari segenap keluarga, lingkungan, maupun profesional selama kehamilan, persalinan dan paska persalinan dapat mencegah depresi dan mempercepat proses penyembuhan.
2. Mencari tau tentang gangguan psikologis yang mungkin terjadi pada ibu hamil maupun ibu yang baru saja melahirkan, baik lewat buku majalah maupun media online lainnya sehingga jika terjadi gejala dapat dikenali maupun ditangani secara dini.
3. Mempersiapkan diri secara mental terutama untuk wanita yang baru pertama kehamilan, dengan membaca buku atau artikel tentang kehamilan, persalinan maupun setelah melahirkan sehingga dapat membantu mengurangi ketakutan.
4. Mengkonsumsi makanan yang bergizi seimbang dan sehat, istirahat yang cukup, serta berolahraga minimal 15 menit per hari sehingga tetap bugar dan dapat menjaga suasana hati tetap baik.
5. Diusahakan untuk tidak mengambil keputusan yang berat selama kehamilan.
6. Bila perlu suami membantu dalam mempersiapkan keperuan sehari-hari atau ada pembatu yang memasak, mencuci dll.
7. Jika berisiko tinggi mengalami gangguan psikologis, jalani pengobatn profilaksis dan terapi psikologis selama kehamilan untuk mencegah atau menghilangka depresi.
Post partum depression berhubungan dengan depresi yang dialami wanita selama kehamilan, single parent, konsumsi rokok dan atau obat-obatan terlarang selama masa kehamilan, muntah-muntah hebat selama kehamilan, menderita suatu penyakit selama kehamilan, kelainan psikologis lain sebelumnya yang mempengaruhi, dan adanya riwayat post partum depression terdahulu.
Gejala yang timbul.
Gejala yang dapat muncul yaitu insomnia, sering menangis, depresi, cemas, konsentrasi menurun, mudah marah, gangguan nafsu makan, kecendrungan untuk bunuh diri, dan sering berpikir tentang kematian. Kecemasan sangat menonjol pada keadaan ini akibat ibu terlalu khawatir bahkan seringkali terobsesi pada kesehatan dan kesejahteraan bayinya. Ibu mungkin menganggap bayinya sebagai beban, namun dapat juga sebaliknya memiliki perasaan takut yang berlebihan bahwa ia akan membahayakan bayinya.
Penderita dapat menangis selama beberapa waktu dan kemudian kembali normal, tetapi menangis lagi di waktu yang lain. Seluruh gejala terbilang ringan dan berlangsung selama beberapa hari, lalu hilang secara sepontan dalam waktu 2 minggu pertama setelah melahirkan sehingga baby blues tidak berpengaruh terhadap kemampuan ibu dalam mengasuh anak.
Untuk menghadapi semua ini keluarga maupun penderita hendaknya harus sabar dengan diri sendiri, mengerti bahwa semua perasaan ini adalah normal, dan dalam beberapa minggu segalanya akan terasa lebih baik untuk anda.
Pengobatan yang harus dijalani
Penatalaksanaan dapat dilakukan dengan memberikan dukungan moril dan obat anti depresi. Jika keadaan semakin membaik setelah 6 minggu, konsumsi obat dilanjutkan hingga 6 bulan untuk mencegah terjadinya kambuh. Akan tetapi apabila respon pengobatan buruk atau terjadi kambuh, maka segera hubungi psikiater. Obat anti depresi akan menembus ASI, sehingga obat yang diberikan adalah obat yang memiliki kadar rendah atau bahkan tidak terdeteksi dalam ASI agar tidak menimbulkan efek samping pada bayi. Namun ada juga yang membahayakan bayi sehingga ibu tidak dianjurkan untuk memberikan ASI.
Jika anda menemukan bahwa perasaan anda semakin tak menentu, sedih, bingung dan terasa sulit untuk mengurus diri anda sendiri dan keluarga anda, anda sebaiknya menghubungi dokter anda sehingga dokter anda dapat menentukan apakah anda menderita dari apa yang disebut depresi pasca persalinan sehingga dokter dapat memberikan penanganan dini yang terbaik untuk anda.
Ingat janganlah menjadi malu untuk membicarakan hal ini dengan dokter anda, ini adalah hal yang sering terjadi, anda tidak sendirian mengalami hal ini. Yang terpenting adalah menangani semuanya sedini mungkin. Dan dukungan dari suami juga keluarga adalah faktor penting yang akan membantu si ibu baru untuk mengatasi perasaannya ini.
Pencegahan
Pencegah terbaik adalah dengan mengurangi faktor resikoter jadinya gangguan psikologi pada ibu hamil dan ibu pasca persalinan. Berikut hal-hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi faktor resiko, yaitu:
1.Pemberian suport atau dukungan dari segenap keluarga, lingkungan, maupun profesional selama kehamilan, persalinan dan paska persalinan dapat mencegah depresi dan mempercepat proses penyembuhan.
2. Mencari tau tentang gangguan psikologis yang mungkin terjadi pada ibu hamil maupun ibu yang baru saja melahirkan, baik lewat buku majalah maupun media online lainnya sehingga jika terjadi gejala dapat dikenali maupun ditangani secara dini.
3. Mempersiapkan diri secara mental terutama untuk wanita yang baru pertama kehamilan, dengan membaca buku atau artikel tentang kehamilan, persalinan maupun setelah melahirkan sehingga dapat membantu mengurangi ketakutan.
4. Mengkonsumsi makanan yang bergizi seimbang dan sehat, istirahat yang cukup, serta berolahraga minimal 15 menit per hari sehingga tetap bugar dan dapat menjaga suasana hati tetap baik.
5. Diusahakan untuk tidak mengambil keputusan yang berat selama kehamilan.
6. Bila perlu suami membantu dalam mempersiapkan keperuan sehari-hari atau ada pembatu yang memasak, mencuci dll.
7. Jika berisiko tinggi mengalami gangguan psikologis, jalani pengobatn profilaksis dan terapi psikologis selama kehamilan untuk mencegah atau menghilangka depresi.
Senin, 20 September 2010
Mimisan (Epistaksis) Saat Hamil
Hiung berdarah (Kedokteran: epistaksis atau Inggris: epistaxis) atau mimisan adalah satu keadaan pendarahan dari hidung yang keluar melalui lubang hidung. Ada dua tipe pendarahan pada hidung:
* Tipe anterior (bagian depan). Merupakan tipe yang biasa terjadi pada kiesselbach, 90%. Biasanya hanya terjadi pada 1 lubang hidung, anak tidak merasakan adanya tetes darah menuju faring atau mulut atau merasa menelan darah, kita tidak bisa melihat tetesan darah di faring/belakang rongga mulut. Tindakan penekanan/kompresi biasanya sudah ampuh untuk tipe anterior.
* Tipe posterior (bagian belakang, nasofaring). Ada baiknya dibawa ke dokter, karena cenderung tidak berespon terhadap teknik kompresi.
Mimisan atau keluarnya darah dari hidung cukup sering terjadi pada kehamilan yang disebabkan adanya perubahan hormon. Biasanya, mimisan terjadi pada trimester kedua dan ketiga kehamilan. Mimisan dapat terjadi ringan atau berat.
Penyebab mimisan, atau Epistaksis bukan karena seseorang hamil atau dulunya pernah mimisan. Namun, mimisan terjadi karena pecahnya pembuluh saraf di
daerah hidung. Seperti diketahui, saat hamil kadar hormon progesteron dalam tubuh meningkat. Nah, meningkatnya hormon ini akan menyebabkan otot-otot polos -termasuk otot-otot polos pembuluh darah akan mengalami relaksasi yang berlebihan.
Salah satu akibat dari relaksasi ini adalah, melebarnya pembuluh darah di daerah hidung. Karena hidung adalah daerah yang sensitif, maka perubahan tekanan, suhu atau bersin sekalipun bisa menyebabkan pembuluh darah di sekitar hidung ini pecah yang kemudian bisa menutup lagi.
Perlu diingat, mimisan ini tidak terjadi pada semua bumil. Sebaliknya, mimisan sering terjadi pada mereka yang sensitif atau ada kelainan-kelainan struktur tulang daerah hidung, misalnya tulangnya miring atau mukosanya (lapisan kulit dalam) miring.
Bila mimisan terjadi sangat banyak serta sulit berhenti, segera pergi ke dokter spesialis telinga, hidung dan tenggorokan (THT) untuk tindakan lebih lanjut dan dicari penyebabnya.
Tak perlu khawatir, mimisan tidak berpengaruh negatif terhadap janin yang dikandung, hanya sedikit mengganggu kenyamanan saja.
Mimisan tidak disebabkan Anda mengonsumsi suatu makanan atau minuman tertentu. Namun, mimisan bisa saja terjadi karena kekurangan vitamin C sebagai antioksidan untuk jaringan ikat, salah satunya untuk jaringan otot-otot pembuluh darah. Walau begitu, bukan berarti mimisan pasti terjadi karena kurangnya vitamin C.
Perawatan untuk mencegah mimisan
Untuk mencegah terjadinya mimisan, hal yang harus Anda lakukan ialah, hindari faktor pencetus alergi, asup vitamin C, jangan terlalu lama berada di bawah sinar matahari (berpanas-panasan) karena mimisan bisa timbul tiba-tiba tanpa gejala, jangan lupa istirahatlah yang cukup.
Aliran darah akan berhenti setelah darah berhasil dibekukan dalam proses pembekuan darah. Sebuah opini medis mengatakan bahwa ketika pendarahan terjadi, lebih baik jika posisi kepala dimiringkan ke depan (posisi duduk)untuk mengalirkan darah dan mencegahnya masuk ke kerongkongan dan lambung.
Pertolongan pertama jika terjadi mimisan adalah dengan memencet hidung bagian depan selama tiga menit. Selama pemencetan sebaiknya bernafas melalui mulut. Perdarahan ringan biasanya akan berhenti dengan cara ini. Lakukan hal yang sama jika terjadi perdarahan berulang, jika tidak berhenti sebaiknya kunjungi dokter untuk bantuan.
Untuk pendarahan hidung yang kronis yang disebabkan keringnya mukosa hidung, biasanya dicegah dengan menyemprotkan salin pada hidung hingga tiga kali sehari.
Jika disebabkan tekanan, dapat digunakan kompres es untuk mengecilkan pembuluh darah (vasokonstriksi). Jika masih tidak berhasil, dapat digunakan tampon hidung. Tampon hidung dapat menghentikan pendarahan dan media ini dipasang 1-3 hari.
Berikut hal-hal yang perlu anda lakukan pada saat terkena mimisan
1. Jangan menyumpal kedua lubang hidung dengan benda apapun termasuk tisu.
2. Tekan kedua lubang hidung dengan ibu jari dan telunjuk selama beberapa menit lalu kompres dengan air dingin. Air dingin membuat pembuluh darah di sekitar hidung mengerut, hal ini dilakukan agar perdarahan yang sedang terjadi berhenti.
3. Hindari posisi berbaring ataupun mendongakkan kepala karena darah dapat masuk ke saluran pernapasan.
Kematian akibat pendarahan hidung adalah sesuatu yang jarang. Namun, jika disebabkan kerusakan pada arteri maksillaris dapat mengakibatkan pendarahan hebat melalui hidung dan sulit untuk disembuhkan. Tindakan pemberian tekanan, vasokonstriktor kurang efektif. Dimungkinkan penyembuhan struktur arteri maksillaris (yang dapat merusak saraf wajah) adalah solusi satu-satunya.
* Tipe anterior (bagian depan). Merupakan tipe yang biasa terjadi pada kiesselbach, 90%. Biasanya hanya terjadi pada 1 lubang hidung, anak tidak merasakan adanya tetes darah menuju faring atau mulut atau merasa menelan darah, kita tidak bisa melihat tetesan darah di faring/belakang rongga mulut. Tindakan penekanan/kompresi biasanya sudah ampuh untuk tipe anterior.
* Tipe posterior (bagian belakang, nasofaring). Ada baiknya dibawa ke dokter, karena cenderung tidak berespon terhadap teknik kompresi.
Mimisan atau keluarnya darah dari hidung cukup sering terjadi pada kehamilan yang disebabkan adanya perubahan hormon. Biasanya, mimisan terjadi pada trimester kedua dan ketiga kehamilan. Mimisan dapat terjadi ringan atau berat.
Penyebab mimisan, atau Epistaksis bukan karena seseorang hamil atau dulunya pernah mimisan. Namun, mimisan terjadi karena pecahnya pembuluh saraf di
daerah hidung. Seperti diketahui, saat hamil kadar hormon progesteron dalam tubuh meningkat. Nah, meningkatnya hormon ini akan menyebabkan otot-otot polos -termasuk otot-otot polos pembuluh darah akan mengalami relaksasi yang berlebihan.
Salah satu akibat dari relaksasi ini adalah, melebarnya pembuluh darah di daerah hidung. Karena hidung adalah daerah yang sensitif, maka perubahan tekanan, suhu atau bersin sekalipun bisa menyebabkan pembuluh darah di sekitar hidung ini pecah yang kemudian bisa menutup lagi.
Perlu diingat, mimisan ini tidak terjadi pada semua bumil. Sebaliknya, mimisan sering terjadi pada mereka yang sensitif atau ada kelainan-kelainan struktur tulang daerah hidung, misalnya tulangnya miring atau mukosanya (lapisan kulit dalam) miring.
Bila mimisan terjadi sangat banyak serta sulit berhenti, segera pergi ke dokter spesialis telinga, hidung dan tenggorokan (THT) untuk tindakan lebih lanjut dan dicari penyebabnya.
Tak perlu khawatir, mimisan tidak berpengaruh negatif terhadap janin yang dikandung, hanya sedikit mengganggu kenyamanan saja.
Mimisan tidak disebabkan Anda mengonsumsi suatu makanan atau minuman tertentu. Namun, mimisan bisa saja terjadi karena kekurangan vitamin C sebagai antioksidan untuk jaringan ikat, salah satunya untuk jaringan otot-otot pembuluh darah. Walau begitu, bukan berarti mimisan pasti terjadi karena kurangnya vitamin C.
Perawatan untuk mencegah mimisan
Untuk mencegah terjadinya mimisan, hal yang harus Anda lakukan ialah, hindari faktor pencetus alergi, asup vitamin C, jangan terlalu lama berada di bawah sinar matahari (berpanas-panasan) karena mimisan bisa timbul tiba-tiba tanpa gejala, jangan lupa istirahatlah yang cukup.
Aliran darah akan berhenti setelah darah berhasil dibekukan dalam proses pembekuan darah. Sebuah opini medis mengatakan bahwa ketika pendarahan terjadi, lebih baik jika posisi kepala dimiringkan ke depan (posisi duduk)untuk mengalirkan darah dan mencegahnya masuk ke kerongkongan dan lambung.
Pertolongan pertama jika terjadi mimisan adalah dengan memencet hidung bagian depan selama tiga menit. Selama pemencetan sebaiknya bernafas melalui mulut. Perdarahan ringan biasanya akan berhenti dengan cara ini. Lakukan hal yang sama jika terjadi perdarahan berulang, jika tidak berhenti sebaiknya kunjungi dokter untuk bantuan.
Untuk pendarahan hidung yang kronis yang disebabkan keringnya mukosa hidung, biasanya dicegah dengan menyemprotkan salin pada hidung hingga tiga kali sehari.
Jika disebabkan tekanan, dapat digunakan kompres es untuk mengecilkan pembuluh darah (vasokonstriksi). Jika masih tidak berhasil, dapat digunakan tampon hidung. Tampon hidung dapat menghentikan pendarahan dan media ini dipasang 1-3 hari.
Berikut hal-hal yang perlu anda lakukan pada saat terkena mimisan
1. Jangan menyumpal kedua lubang hidung dengan benda apapun termasuk tisu.
2. Tekan kedua lubang hidung dengan ibu jari dan telunjuk selama beberapa menit lalu kompres dengan air dingin. Air dingin membuat pembuluh darah di sekitar hidung mengerut, hal ini dilakukan agar perdarahan yang sedang terjadi berhenti.
3. Hindari posisi berbaring ataupun mendongakkan kepala karena darah dapat masuk ke saluran pernapasan.
Kematian akibat pendarahan hidung adalah sesuatu yang jarang. Namun, jika disebabkan kerusakan pada arteri maksillaris dapat mengakibatkan pendarahan hebat melalui hidung dan sulit untuk disembuhkan. Tindakan pemberian tekanan, vasokonstriktor kurang efektif. Dimungkinkan penyembuhan struktur arteri maksillaris (yang dapat merusak saraf wajah) adalah solusi satu-satunya.
Mengatasi Susah Tidur Saat Hamil
Dimana saat usia kehamilan Anda semakin bertambah, maka banyak sekali keluhan yang sering kita dengar pada wanita hamil terutama kesulitan untuk tidur dengan nyaman di malam hari. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor yaitu karena keadaan perut yang semakin membesar, gerakan bayi dalam kandungan, rasa tak enak didaerah ulu hati, dsb.
Berikut beberapa hal yang dapat Anda coba lakukan untuk membantu Anda agar tidur lebih nyaman di malam hari.
1. Cobalah mengatur posisi tidur.
Secara medis, ibu hamil dianjurkan untuk tidur dengan posisi miring ke kiri, hal ini dapat membantu mengoptimalkan aliran darah oksigen dan nutrisi ke plasenta. Dengan posisi ini maka rahim tidak menekan pembuluh darah besar yang dapat mengganggu aliran darah dari ibu ke janin. Sehingga asupan darah untuk pertumbuhan janin pun tetap berjalan baik.
Agar terasa lebih rileks, cobalah ganjal kaki dengan bantal. Dari tumit hingga betis dengan dua bantal, dan dari lutut hingga pangkal paha diganjal dengan 1 bantal. Posisi ini memungkinkan ibu hamil merasa lebih nyaman karena seluruh bagian kakinya memiliki penahan.
2. Mandi dengan air hangat.
Dengan mandi air hangat menggunakan sabun yang wangi dan segar akan membuat tubuh Anda menjadi rileks sehingga membantu anda siap untuk tidur dengan nyaman.
3. Minum segelas susu hangat.
Minum segelas susu hangat akan membantu anda untuk dapat tidur hal ini didasarkan susu mengandung asam amino tryptophan yang meningkatkan kadar serotonin dalam otak yang akan membantu anda untuk dapat tidur.
4. Hindari makan terlalu banyak saat menjelang tidur.
Saat hamil seringkali anda merasa ingin makan sesuatu saat malam hari tapi hati - hatilah karena bila keinginan untuk makan itu datang di waktu malam hari karena dapat mempengaruhi tidur anda. Cobalah untuk menghindari makan yang banyak atau terlalu kenyang saaat menjelang tidur. Anda dapat mengantinya dengan snak yang ringan atau segelas susu hangat.Hal ini untuk mengurangi rasa tak enak di daerah ulu hati atau perut anda yang juga akan dapat mempengaruhi saat tidur anda.
5. Hubungan seks.
Menurut beberapa ahli seksiologi, seks adalah suatu tindakan yang dilakuakan untuk melepas ketegangan yang diakibatkan oleh zat hormonal (endhorphin). Karena setelah melakukan seks, biasanya pasangan suami istri akan merasa lebih rileks dan melepas ketegangan.
Sedangkan menurut ahli penelitian, hormon endorfin yang terlepas dan mengalir kealiran darah saat melakukan akifitas seks berlangsung dapat menimbulkan perasaan tenang, rileks, gembira dan perasaan nyaman. Perasaan seperti inilah yang yang membuat orang mudah tertidur.
Tapi bila anda merasa ' Tidak Ingin" melakukan hal ini, mintalah pasangan anda untuk memberikan pijatan secara lembut sehingga anda akan merasa lebih rileks dan perasaan bahagia karena diperhatikan / dimanjakan.
6. Latihan menarik nafas.
Latihan menarik nafas dalam yang teratur dapat menolong mengurangi ketegangan otot dan membantu anda untuk tidur lebih baik.
Carilh posisi yang nyaman buat anda, duduk, berdiri ataupun berbaring, lalu tariklah nafas melalui hidung secara perlahan lalu tahan nafas selama 1-2 detik dan keluarkan nafas melalui mulut secara perlahan lakukan beberapa kali.
7. Selalu beristirahatlah selagi ada kesempatan untuk beristirahat.
Dengan istirahat pada waktu tertentu selagi Anda mempunyai kesempatan akan sangat banyak membantu. Apalagi jika janin banyak melakukan gerakan, kenali dan gunakan waktu di luar itu untuk istirahat.
8. Hindari banyak mengkonsumsi cairan menjelang tidur.
Kecenderungan Anda minum lebih banyak selama hamil dalam rangka memenuhi kebutuhan cairan, otomatis akan membuat proses pengeluaran cairan pun bertambah sering. Selain itu, rahim yang kian membesar akan mendesak kandung kemih Anda sehingga kapasitasnya berkurang. Untuk itu, dianjurkan untuk mengurangi konsumsi cairan lewat jam 5 sore atau bila mungkin jangan meminum apapun 2 jam menjelang tidur.
Berikut beberapa hal yang dapat Anda coba lakukan untuk membantu Anda agar tidur lebih nyaman di malam hari.
1. Cobalah mengatur posisi tidur.
Secara medis, ibu hamil dianjurkan untuk tidur dengan posisi miring ke kiri, hal ini dapat membantu mengoptimalkan aliran darah oksigen dan nutrisi ke plasenta. Dengan posisi ini maka rahim tidak menekan pembuluh darah besar yang dapat mengganggu aliran darah dari ibu ke janin. Sehingga asupan darah untuk pertumbuhan janin pun tetap berjalan baik.
Agar terasa lebih rileks, cobalah ganjal kaki dengan bantal. Dari tumit hingga betis dengan dua bantal, dan dari lutut hingga pangkal paha diganjal dengan 1 bantal. Posisi ini memungkinkan ibu hamil merasa lebih nyaman karena seluruh bagian kakinya memiliki penahan.
2. Mandi dengan air hangat.
Dengan mandi air hangat menggunakan sabun yang wangi dan segar akan membuat tubuh Anda menjadi rileks sehingga membantu anda siap untuk tidur dengan nyaman.
3. Minum segelas susu hangat.
Minum segelas susu hangat akan membantu anda untuk dapat tidur hal ini didasarkan susu mengandung asam amino tryptophan yang meningkatkan kadar serotonin dalam otak yang akan membantu anda untuk dapat tidur.
4. Hindari makan terlalu banyak saat menjelang tidur.
Saat hamil seringkali anda merasa ingin makan sesuatu saat malam hari tapi hati - hatilah karena bila keinginan untuk makan itu datang di waktu malam hari karena dapat mempengaruhi tidur anda. Cobalah untuk menghindari makan yang banyak atau terlalu kenyang saaat menjelang tidur. Anda dapat mengantinya dengan snak yang ringan atau segelas susu hangat.Hal ini untuk mengurangi rasa tak enak di daerah ulu hati atau perut anda yang juga akan dapat mempengaruhi saat tidur anda.
5. Hubungan seks.
Menurut beberapa ahli seksiologi, seks adalah suatu tindakan yang dilakuakan untuk melepas ketegangan yang diakibatkan oleh zat hormonal (endhorphin). Karena setelah melakukan seks, biasanya pasangan suami istri akan merasa lebih rileks dan melepas ketegangan.
Sedangkan menurut ahli penelitian, hormon endorfin yang terlepas dan mengalir kealiran darah saat melakukan akifitas seks berlangsung dapat menimbulkan perasaan tenang, rileks, gembira dan perasaan nyaman. Perasaan seperti inilah yang yang membuat orang mudah tertidur.
Tapi bila anda merasa ' Tidak Ingin" melakukan hal ini, mintalah pasangan anda untuk memberikan pijatan secara lembut sehingga anda akan merasa lebih rileks dan perasaan bahagia karena diperhatikan / dimanjakan.
6. Latihan menarik nafas.
Latihan menarik nafas dalam yang teratur dapat menolong mengurangi ketegangan otot dan membantu anda untuk tidur lebih baik.
Carilh posisi yang nyaman buat anda, duduk, berdiri ataupun berbaring, lalu tariklah nafas melalui hidung secara perlahan lalu tahan nafas selama 1-2 detik dan keluarkan nafas melalui mulut secara perlahan lakukan beberapa kali.
7. Selalu beristirahatlah selagi ada kesempatan untuk beristirahat.
Dengan istirahat pada waktu tertentu selagi Anda mempunyai kesempatan akan sangat banyak membantu. Apalagi jika janin banyak melakukan gerakan, kenali dan gunakan waktu di luar itu untuk istirahat.
8. Hindari banyak mengkonsumsi cairan menjelang tidur.
Kecenderungan Anda minum lebih banyak selama hamil dalam rangka memenuhi kebutuhan cairan, otomatis akan membuat proses pengeluaran cairan pun bertambah sering. Selain itu, rahim yang kian membesar akan mendesak kandung kemih Anda sehingga kapasitasnya berkurang. Untuk itu, dianjurkan untuk mengurangi konsumsi cairan lewat jam 5 sore atau bila mungkin jangan meminum apapun 2 jam menjelang tidur.
Minggu, 19 September 2010
Manfaat Buah Kurma Bagi Wanita Hamil, Melahirkan Dan Menyusui
Kurma kering (tamr) berfungsi untuk menguatkan sel-sel usus dan dapat membantu melancarkan saluran kencing karena mengandung serabut-serabut yang bertugas mengontrol laju gerak usus dan menguatkan rahim terutama ketika melahirkan.
Dalam kurma juga terdapat hormon yang mirip dengan hormon oksitosin (hormon yang dihasilkan neurohipofisa, bekerja untuk merangsang kontraksi otot polos dinding rahim selama coitus dan melahirkan) yang membantu proses kelahiran. Caranya, hormon oksitosin tersebut menyatu dengan reseptomya memulai kontraksi otot yang teratur secara bertahap, sehingga menyebabkan perluasan leher rahim dan dari situ terjadilah proses kelahiran.
Penelitian yang terbaru juga menyatakan bahwa buah kurma basah (ruthab) mempunyai pengaruh mengontrol laju gerak rahim dan menambah masa systolenya (kontraksi jantung ketika darah dipompa ke pembuluh nadi). Dengan memakan buah kurma ketika akan melahirkan, selain buah kurma mengenyangkan juga membuat gerakan kontraksi rahim bertambah teratur, sehingga memudahkan dalam melahirkan anaknya.
Perempuan hamil yang akan melahirkan biasanya sangat membutuhkan minuman dan makanan yang kaya akan unsur gula, hal ini karena banyaknya kontraksi otot-otot rahim ketika akan mengeluarkan bayi, terlebih lagi apabila hal itu membutuhkan waktu yang lama. Kandungan gula dan vitamin B1 sangat membantu untuk mengontrol laju gerak rahim dan menambah masa sistolenya. Dan kedua unsur itu banyak terkandung dalam kurma basah (ruthab ). Kandungan gula dalam ruthab sangat mudah untuk dicerna dengan cepat oleh tubuh.
Buah kurma matang juga sangat kaya dengan unsur kalsium dan besi. Oleh karena itu, sangat dianjurkan bagi perempuan yang sedang hamil dan yang akan melahirkan, karena itu dianjurkan untuk memakannya ketika sedang nifas (setelah melahirkan). Kadar besi dan kalsium yang dikandung buah kurma matang sangat mencukupi dan penting sekali dalam proses pembentukan air susu ibu. Kadar zat besi dan kalsium yang dikandung buah kurma dapat menggantikan tenaga ibu yang terkuras saat melahirkan atau menyusui. Zat besi dan Kalsium merpuakan dua unsur efektif dan penting bagi pertumbuhan bayi. Alasannya , dua unsur ini merupakan unsur yang paling berpengaruh dalam pembentukan darah dan tulang sumsum.
Kurma basah (Ruthab) mencegah terjadi pendarahan bagi perempuan-perempuan ketika melahirkan dan mempercepat proses pengembalian posisi rahim seperti sedia kala sebelum waktu hamil yang berikutnya. Hal ini karena dalam kurma segar terkandung hormon yang menyerupai hormon oksitosin yang dapat membantu proses kalahiran. Dimana hormon oksitosin adalah hormon yang salah satu fungsinya membantu ketika wanita melahirkan dan menyusui.
Setelah persalinan,hormon oksitosin juga bermanfaat untuk mengeringkan rahim, meningkatkan kontraksi otot-ototnya yang terajut satu sama lain seperti jaring, dan serat otot-otot yang terjaring tersebut berkontraksi sedemikian rupa sehingga menyempitkan celah-oelah rajutan tersebut yang diantara matanya terdapat kantong darah lembut dan mengeluarkan darah. Hal ini menyebabkan berhentinya perdarahan secara bertahap.
Demikian juga eerat-serat pembulu darah vena yang berada di sekitar saluran susu di payudarah juga mengalami kontraksi, sehingga menjadikan derasnya air susu ketika saluran-saluran ini beserta air susu yang dikandungnya mengalami kontraksi. Dari sana sempurnalah proses penyusuan anak.
Adapun untuk jumlah konsumsinya cukup 3 atau 5 butir per hari. Wallahu’alam bisshowab.
Kamis, 26 Agustus 2010
Waspadai TORCH Pada Kehamilan
TORCH adalah istilah untuk menggambarkan gabungan dari beberapa jenis penyakit infeksi yaitu Toxoplasma,Other infections (Hepatitis B, Sifilis, Varicella-Zoster Virus, HIV, dan Parvovirus B19), Rubella, Cytomegalovirus dan Herpes. Keempat jenis penyakti infeksi ini, sama-sama berbahaya bagi janin bila infeksi diderita oleh ibu hamil.
* Toksoplasma
Penyebab: Penyakit ini sering dihubungkan dengan kucing atau anjing sebagai penyebabnya. Penyebab penyakit ini adalah parasit dengan nama Toxoplasma gondii yang umumnya hidup pada binatang mamalia seperti anjing dan kucing.
Gejala: Pada umumnya, infeksi Toxoplasma terjadi tanpa disertai gejala yang spesipik. Kira-kira hanya 10-20% kasus infeksi. Toxoplasma yang disertai gejala ringan, mirip gejala influenza, bisa timbul rasa lelah, malaise, demam, dan umumnya tidak menimbulkan masalah. Infeksi Toxoplasma berbahaya bila terjadi saat ibu sedang hamil atau pada orang dengan sistem kekebalan tubuh terganggu (misalnya penderita AIDS, pasien transpalasi organ yang mendapatkan obat penekan respon imun).
Diagnosis: secara klinis sukar ditentukan karena gejala-gejalanya tidak spesifik atau bahkan tidak menunjukkan gejala (sub klinik). Oleh karena itu, pemeriksaan laboratorium mutlak diperlukan untuk mendapatkan diagnosis yang tepat. Pemeriksaan yang lazim dilakukan adalah Anti-Toxoplasma IgG, IgM dan IgA, serta Aviditas Anti-Toxoplasma IgG. Pemeriksaan tersebut perlu dilakukan pada orang yang diduga terinfeksi Toxoplasma, ibu-ibu sebelum atau selama masa hamil (bila hasilnya negatif pelu diulang sebulan sekali khususnya pada trimester pertma, selanjutnya tiap trimeter), serta bayi baru lahir dari ibu yang terinfeksi Toxoplasma.
Penularan: Parasit ini akan keluar bersama kotoran anjing atau kucing. Melalui kotoran inilah akhirnya dapat menghinggapi manusia. Penyebaran lainnya adalah melalui lalat, kecoa atau serangga lain yang menghinggapi kotoran tersebut lalu menempel pada makanan yang telah matang atau pada sayuran yang bila tidak dimasak dengan tepat dapat menular pada manusia. Bisa pula menyebar melalui daging yang kurang matang saat diolah.
Akibat: Jika wanita hamil terinfeksi Toxoplasma maka akibat yang dapat terjadi adalah abortus spontan atau keguguran (4%), lahir mati (3%) atau bayi menderita Toxoplasmosis bawaan. pada Toxoplasmosis bawaan, gejala dapat muncul setelah dewasa, misalnya kelinan mata dan atelinga, retardasi mental, kejang-kejang dn ensefalitis.
* Rubela
Gejala: tanda dan gejala infeksi Rubella sangat bervariasi untuk tiap individu, bahkan pada beberapa pasien tidak dikenali, terutama apabila ruam merah tidak tampak. Infeksi Rubella biasanya ditandai dengan demam akut, ruam pada kulit dan pembesaran kelenjar getah bening. Infeksi ini disebabkan oleh virus Rubella, dapat menyerang anak-anak dan dewasa muda.
Diagnosis: pemeriksaan laboratorium yang dilakukan meliputi pemeriksaan anti-rubella IgG dan IgM. Pemeriksaan Anti-rubella IgG dapat digunakan untuk mendeteksi adanya kekebalan pada saat sebelum hamil. Jika ternyata belum memiliki kekebalan, dianjurkan untuk divaksinasi. Pemeriksaan Anti-rubella IgG dan IgM terutama sangat berguna untuk diagnosis infeksi akut pada kehamilan < 18 minggu dan risiko infeksi rubella bawaan. Penyebab: Dikenal juga dengan penyakit campak Jerman. Seseorang yang terinfeksi penyakit ini dapat dikenali dengan adanya ruam pada bagian tubuh, nyeri otot, demam (walau tidak selalu menyertai infeksi penyakit ini) dan adanya pembesaran getah bening.
Penularan: Media penularannya melalui pernafasan, air liur, keringat, darah atau hubungan seksual dari penderita rubela lainnya. Maka, untuk ibu hamil, sebaiknya menjaga jarak bila ada teman atau kerabat yang sedang menderita rubela atau campak Jerman agar tidak tertular.
Akibat: Infeksi Rubella berbahaya bila tejadi pada wanita hamil muda, karena dapat menyebabkan kelainan pada bayinya. Jika infeksi terjadi pada bulan pertama kehamilan maka risiko terjadinya kelainan adalah 50%, sedangkan jika infeksi tejadi trimester pertama maka risikonya menjadi 25% (menurut America College of Obstatrician and Gynecologists, 1981). Hal yang dapat dialami oleh bayi apabila ibu terinfeksi penyakit ini adalah bayi terlahir cacat atau menderita kelainan seperti kerusakan pada otak, kebutaan, tuna rungu atau bisu.
* Cytomegalovirus (CMV)
Diagnosis: pemeriksaan laboratorium sangat bermanfaat untuk mengetahui infeksi akut atau infeski berulang, dimana infeksi akut mempunyai risiko yang lebih tinggi. Pemeriksaan laboratorium yang silakukan meliputi Anti CMV IgG dan IgM, serta Aviditas Anti-CMV IgG.
Penyebab: infeksi CMV disebabkan oleh virus Cytomegalo, dan virus ini temasuk golongan virus keluarga Herpes. Seperti halnya keluarga herpes lainnya, virus CMV dapat tinggal secara laten dalam tubuh dan CMV merupakan salah satu penyebab infeksi yang berbahaya bagi janin bila infeksi yang berbahaya bagi janin bila infeksi terjadi saat ibu sedang hamil.
Akibat: jika ibu hamil terinfeksi, maka janin yang dikandung mempunyai risiko tertular sehingga mengalami gangguan misalnya pembesaran hati, pembesaran kepala, kuning, pengapuran otak, ketulian, retardasi mental, bentuk kaki dan tangan yang tidak normal dan lain-lain.
* Herpes Simpleks tipe II
Penyebab: Herpes terbagi atas 2 jenis, sedangkan infeksi herpes pada alat genital (kelamin) disebabkan oleh Virus Herpes Simpleks tipe II (HSV II). Virus ini dapat berada dalam bentuk laten, menjalar melalui serabut syaraf sensorik dan berdiam diganglion sistem syaraf otonom. Tanda dari seseorang terinfeksi penyakit ini adalah keputihan atau muncul bintik pada alat kelamin.
Diagnosis: pemeriksaan laboratorium, yaitu Anti-HSV II IgG dan Igm sangat penting untuk mendeteksi secara dini terhadap kemungkinan terjadinya infeksi oleh HSV II dan mencaegah bahaya lebih lanjut pada bayi bila infeksi terjadi pada saat kehamilan.
Penularan: Penularannya adalah melalui kontak langsung atau tidak langsung dengan penderita lain. Bisa juga ditularkan melalui hubungan seksual.
Akibat: bayi yang dilahirkan dari ibu yang terinfeksi HSV II biasanya memperlihatkan lepuh pada kulit, tetapi hal ini tidak selalu muncul sehingga mungkin tidak diketahui. Infeksi HSV II pada bayi yang baru lahir dapat berakibat fatal (Pada lebih dari 50 kasus)
Rabu, 25 Agustus 2010
Preeklampsia (Keracunan pada Kehamilan)
Preeklampsia atau keracunan pada kehamilan, sering juga disebut toksemia merupakan suatu kondisi yang bisa dialami oleh setiap wanita hamil. Ini biasanya terjadi pada trimester ketiga kehamilan atau bisa juga muncul pada trimester kedua. Beberapa kondisi yang memiliki kemungkinan mengalami preeklampsia, yaitu kehamilan pertama, kehamilan bayi kembar, ibu hamil pengidap diabetes, ibu hamil yang memiliki riwayat hipertensi, memiliki masalah dengan ginjal, dan juga wanita yang hamil pertama pada usia 20 tahun serta di atas 35 tahun.
Risiko preeklampsia juga meningkat pada kehamilan pada ibu yang memang sudah pernah mengalami preeklamsia pada kehamilan sebelumnya. Jika hal ini tidak ditangani dengan tepat dan cepat, preeklampsia akan segera berubah menjadi eklampsia, yaitu infeksi dan pendarahan. Dan ini bisa berakibat fatal.
Gejala-gejala yang timbul.
Kondisi preeklampsia sangat kompleks dan dan sangat besar pengaruhnya pada ibu maupun janin. Gejala dapat dikenali melalui pemeriksaan kehamilan yang rutin. Kendati tak jarang si ibu merasa dirinya sehat-sehat saja. Adapun gejala-gejala klinisnya adalah sebagai berikut:
* Biasanya si ibu akan merasakan sakit kepala yang teramat sering.
Tekanan darah yang tnggi ataupun peningkatan tekanan darah merupakan hal yang penting untuk menentukan seorang ibu hamil mengalami preeklamspsia atau tidak. Pada kasus ini akan ditemukan peningkatan tekanan darah lebih dari 130/90 mmHg.
* Terjadi pembengkakan di daerah kaki dan tungkai.
Pada kondisi yang lebih berat, pembengkakan terjadi di seluruh tubuh karena pembuluh kapiler bocor, sehingga air yang merupakan bagian sel merembes dan masuk ke dalam jaringan tubuh dan tertimbun di bagian tertentu.
* Pada pemeriksaan akan ditemukan kadar protein tinggi di dalam urin karena gangguan dari ginjal.
Gejala preeklampsia ringan menunjukan angka kadar protein urin lebih tinggi dari 500 mg per 24 jam. Yang parah dapat mencapai angka 5gram dalam 24 jam. Pengeluaran urin pun kurang dari 400ml per 24 jam.
* Pada beberapa kasus juga ditemukan gejala penglihatan menjadi kabur dan sensitif terhadap cahaya. Si ibu juga sering merasakan nyeri perut bagian atas, biasanya di bawah rusuk sebelah kanan, disertai mual dan muntah yang berlebihan. Terjadi juga gejala perubahan pada refleks, serta ada darah pada air kencing
* Kenaikan berat badan lebih dari 1,36 kg setiap minggu selama trimester kedua dan lebih dari 0,45 kg setiap minggu pada trimester ketiga.
Akibat yang dapat terjadi pada ibu dan janin
* Akibat pada ibu
Otak, dapat terjadi pembengkakan di otak sehingga timbul kejang dan penurunan kesadaran. Dapat juga terjadi pecahnya pembuluh darah di otak akibat hipertensi.
Jantung, terjadi payah jantug.
Ginjal, ditemukan adanya gagal ginjal
Mata, bisa terjadi kebutaan akibat penekanan saraf mata yang disebabkan bengkak maupun lepasnya selaput retina mata. kebanyakan bersifat sementara. Namun demikian pemulihan membutuhkan waktu yang lama.
Sistem darah, terjadi pecahnya sel darah merah dengan penurunan kadar zat pembekuan darah.
* Akibat bagi janin.
Janin yang dikandung akan hidup dalam rahim dengan nutrisi dan oksigen dibawah normal. Hal ini terjadi karena pembuluh darah yang menyalurkan darah ke plasenta menyempit. Karena buruknya nutrisi, pertumbuhan janin menjadi terhambat sehingga terjadi bayi dengan berat lahir rendah, bisa juga prematur,dan biru saat dilahirkan (asfiksia).
Pada kasus preeklampsia yang berat, janin harus segera dilahirkan jika sudah menunjukan kegawatan. Hal ini biasanya dilakukan demi penyelamatan nyawa ibu tanpa melihat janin suadah bisa hidup di luar kandungan atau tidak. Tapi, adakalanya keduanya tidak bisa ditolong lagi.
Tindakan pencegahan.
Hendaknya ibu hamil melakukan pemeriksaan kandungan secara rutin dan konsultasi pada dokter, minimal setiap bulan pada kehamilan awal dan seminggu sekali menjelang kelahiran. Hal ini bertujuan, agar segera diketahui kemungkinan ada gejala preeklampsia. Sehingga bisa dilakukan penanganan sesegera mungkin.
Jika diketahui terdapat penyakit preeklampsia, dokter tentu saja tidak akan menunggu penyakit ini menjadi parah. Bila perlu tanpa melihat usia kehamilan, persalinan dapat dianjurkan atau mengakhiri kehamilan. Tergantung keadaan, persalinan persalinan dilakukan dengan induksi atau bedah cecar.
Risiko preeklampsia juga meningkat pada kehamilan pada ibu yang memang sudah pernah mengalami preeklamsia pada kehamilan sebelumnya. Jika hal ini tidak ditangani dengan tepat dan cepat, preeklampsia akan segera berubah menjadi eklampsia, yaitu infeksi dan pendarahan. Dan ini bisa berakibat fatal.
Gejala-gejala yang timbul.
Kondisi preeklampsia sangat kompleks dan dan sangat besar pengaruhnya pada ibu maupun janin. Gejala dapat dikenali melalui pemeriksaan kehamilan yang rutin. Kendati tak jarang si ibu merasa dirinya sehat-sehat saja. Adapun gejala-gejala klinisnya adalah sebagai berikut:
* Biasanya si ibu akan merasakan sakit kepala yang teramat sering.
Tekanan darah yang tnggi ataupun peningkatan tekanan darah merupakan hal yang penting untuk menentukan seorang ibu hamil mengalami preeklamspsia atau tidak. Pada kasus ini akan ditemukan peningkatan tekanan darah lebih dari 130/90 mmHg.
* Terjadi pembengkakan di daerah kaki dan tungkai.
Pada kondisi yang lebih berat, pembengkakan terjadi di seluruh tubuh karena pembuluh kapiler bocor, sehingga air yang merupakan bagian sel merembes dan masuk ke dalam jaringan tubuh dan tertimbun di bagian tertentu.
* Pada pemeriksaan akan ditemukan kadar protein tinggi di dalam urin karena gangguan dari ginjal.
Gejala preeklampsia ringan menunjukan angka kadar protein urin lebih tinggi dari 500 mg per 24 jam. Yang parah dapat mencapai angka 5gram dalam 24 jam. Pengeluaran urin pun kurang dari 400ml per 24 jam.
* Pada beberapa kasus juga ditemukan gejala penglihatan menjadi kabur dan sensitif terhadap cahaya. Si ibu juga sering merasakan nyeri perut bagian atas, biasanya di bawah rusuk sebelah kanan, disertai mual dan muntah yang berlebihan. Terjadi juga gejala perubahan pada refleks, serta ada darah pada air kencing
* Kenaikan berat badan lebih dari 1,36 kg setiap minggu selama trimester kedua dan lebih dari 0,45 kg setiap minggu pada trimester ketiga.
Akibat yang dapat terjadi pada ibu dan janin
* Akibat pada ibu
Otak, dapat terjadi pembengkakan di otak sehingga timbul kejang dan penurunan kesadaran. Dapat juga terjadi pecahnya pembuluh darah di otak akibat hipertensi.
Jantung, terjadi payah jantug.
Ginjal, ditemukan adanya gagal ginjal
Mata, bisa terjadi kebutaan akibat penekanan saraf mata yang disebabkan bengkak maupun lepasnya selaput retina mata. kebanyakan bersifat sementara. Namun demikian pemulihan membutuhkan waktu yang lama.
Sistem darah, terjadi pecahnya sel darah merah dengan penurunan kadar zat pembekuan darah.
* Akibat bagi janin.
Janin yang dikandung akan hidup dalam rahim dengan nutrisi dan oksigen dibawah normal. Hal ini terjadi karena pembuluh darah yang menyalurkan darah ke plasenta menyempit. Karena buruknya nutrisi, pertumbuhan janin menjadi terhambat sehingga terjadi bayi dengan berat lahir rendah, bisa juga prematur,dan biru saat dilahirkan (asfiksia).
Pada kasus preeklampsia yang berat, janin harus segera dilahirkan jika sudah menunjukan kegawatan. Hal ini biasanya dilakukan demi penyelamatan nyawa ibu tanpa melihat janin suadah bisa hidup di luar kandungan atau tidak. Tapi, adakalanya keduanya tidak bisa ditolong lagi.
Tindakan pencegahan.
Hendaknya ibu hamil melakukan pemeriksaan kandungan secara rutin dan konsultasi pada dokter, minimal setiap bulan pada kehamilan awal dan seminggu sekali menjelang kelahiran. Hal ini bertujuan, agar segera diketahui kemungkinan ada gejala preeklampsia. Sehingga bisa dilakukan penanganan sesegera mungkin.
Jika diketahui terdapat penyakit preeklampsia, dokter tentu saja tidak akan menunggu penyakit ini menjadi parah. Bila perlu tanpa melihat usia kehamilan, persalinan dapat dianjurkan atau mengakhiri kehamilan. Tergantung keadaan, persalinan persalinan dilakukan dengan induksi atau bedah cecar.
Langganan:
Postingan (Atom)





