Menjadi seorang ayah merupakan pilihan hidup yang harus disyukuri, terlebih lagi perlu untuk diperjuangkan betapapun pahitnya. Tentu saja, Anda sebagai laki-laki pastinya akan menikah dan mempunyai keturunan, yaitu seorang anak yang merupakan buah hati Anda.
Ada banyak keindahan dan romantisme tersendiri tatkala kita memandang predikat ayah secara idealis realis sekaligus islami. Mungkin saja segurat aura kewibawaan yang terpancar pada diri Anda, tatkala Anda tlah menjadi seorang ayah. Perubahan itu tidak tau datangnya, mungkin juga secara tiba-tiba ketika kita melihat anak kita telah lahir untuk yang pertama. Anda boleh berteriak....."aku telah menjadi seorang ayah"...karena tanpa berteriakpun sejatinya Anda adalah seorang ayah.
Tidak perlu dipungkiri, dalam diri Anda pasti ada rasa tanggung jawab lebih yang harus diperjuangkan. Melihat prilaku buah hati kita yang terkadang lucu, polos, serta bandel akan mempunyai rasa tersendiri yang indah untuk dinikmati. Karena merekalah bunga-bunga kehidupan dunia yang menyejukan mata. Mereka layak mendapatkan kebahagiaan yang lebih. Karena itu, betapapun pahitnya harus ikhlas kita jalani. Demi masa depan ...bro....
Profil idaman hanyalah mereka yang mempunyai perhatian lebih, humoris penuh antusiasme, cool, smart, serta romantis. Kreatifitas sangatlah dibutuhkan agar hidup lebih bergairah. Ayah harus mempunyai percaya diri dalam memimpin bahtera rumah tangga yang ditegakkan di atas sunnahnya agar mampu bertahan diterpa badai dalam menuju pantai sakinah, mawaddah, warahmah.
Andapun tentu saja bisa. Menjadi sosok ayah yang dicintai keluarga, dengan memupus segala bentuk arogansi dan egoisme. Keluarga bukanlah musuh, tetapi dengan dekapan hangat serta obrolan ala sahabat bisa mencairkan suasana, yaitu suasana kekeluargaan. Terkadang romantisme itu diperlukan, dan ini tidak akan melunturkan wibawa Anda. Karena kewibawaan yang dibangun melalui doktrin yang tegas malah akan menimbulkan perpecahan atau kepatuhan yang berujung pada kebencian.
Tidak ada kata terlambat untuk menjadi sosok ayah yang penuh tanggung jawab, pribadi yang penuh kekeluargaan selalu dicintai keluarga dan dirindukan oleh anak-anaknya. Karena dunia ayah adalah dunia yang penuh romantika, indah sekaligus mendebarkan.
Tampilkan postingan dengan label Motifasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motifasi. Tampilkan semua postingan
Minggu, 26 September 2010
Jumat, 17 September 2010
Tambah Umur Tambah Baik
Para ahli sebelumnya menduga, kepribadian kita menetap sesudah bertahun-tahun pembentukan. Tapi studi kini menunjukan, pertumbuhan berlangsung terus menerus di masa dewasa. Menurut ahli dari Institute for Life Span Development and Gerontology di University of Akron, otak kita terus mengembangkan jalan neural baru di seanjang hidup kita. Pada kenyataannya, setiap dekade usia mendatangkan sifat-sifat kepribadian dan kekuatan-kekuatan baru. Berikut, kepribadian Anda di setiap dekade baru.
Umur 20-an (Anda peraih sukses yang fokus).
Anda mampu menerima tantangan dengan sikap tenang dan terkendali. Studi menunjukan, pusat pengendali impuls otak Anda matang dengan super cepat. Selain itu, kemampuan untuk memahami keadaan atau kondisi sekeliling, salah satu prediktor untuk sukses, termasuk salah satu sifat yang tumbuh paling cepat pada usia ini. Anda membangun impian yang dapat Anda raih di usia 30-an, 40-an dan seterusnya.
Umur 30-an (Anda pandai bergaul dan pandai menyesuaikan diri).
Kemampuan untuk mengungkapkan pendapat dan ide-ide secara tepat, bijaksana dan kemampuan Anda untuk bergaul dan menyesuaikan diri meningkat sebagai hasil dari perkembangan bahasa dan ketrampilan sosial Anda. Karena dorongan untuk bertemandan menjadi mapan lebih kuat di usia 30-an dibanding tahun-tahun sebelumnya, ketrampilan sosial ini akan muncul dengan sendirinya. Mennurut para ahli, menambahkan tean-teman baru ke dalam lingkungan Anda dapat membuat Anda lebih percaya diri, tidak pencemas dengan berjalannya waktu.
Umur 40-an (Anda pemikir yang berkembang baik dan seimbang)
dekade ini menunjukan dua sifat yang saling bertentangan introversion dan extroversion. Bagaimana mungkin kedua hal yang saling bertentangan ini bisa menyatu? Menurut riset, jalan neural yang membuat Anda ekstra sosial di usia 30-an kini berdampingan dengan kebijakan Anda yang reflektif dan sedang tumbuh. hasilnya adalah kepribadian yang seimbang karena Anda terus mengembangkan hobi-hobi baru dan menangani segala sesuatu yang terjadi dalam hidup.
Umur 50-an (Anda perintis yang tak kenal lelah).
Anda bukannya menjadi kendur, tetapi justru mencari peluang- peluang pekerjaan baru, memanjakan minat dan memperluas dunia. dengan rasa pengendalian diri yang tinggi terus, Anda bertekat menerima semua tantangan baru untuk memastikan tindakan Anda yang kedua lebih baik dibanding yang pertama dan Anda akan sukses. Studi menunjukan, perempuan secara konsisten menganggap usia dekade ini sebagai masa yang dilengkapi dengan kekuasaan dan kemampuan. Anak-anak tumbuh dewasa dan mungkin meninggalkan rumah dan Anda terinspirasi untuk membantu masa depan baru di segala bidang.
Umur 60-an (Anda kreatif dan ahli dalam bidang tertentu).
Menemukan solusi yang tidak dilihat orang lain, membuat lompatan mental setinggi langit, jadi lebih mudah sekarang. Studi menunjukan, komunikasi antara otak kiri yang logis dan otak kanan yang imajinatif jadi lebih kuat dibanding sebelumnya. Cerdas, percaya diri dan pandaibergaul menjadi bagian dari diri Anda yang terbaik dibanding tahun-tahun sebelumnya dan kini Anda cukup berani untuk menindaklanjutinya.
Jumat, 03 September 2010
Bercinta & Permusuhan
Anda sedang jatuh cinta? Atau malah sebaliknya, membenci seseorang. Saya anjurkan silahkan meninjau kembali perasaan Anda. Jangan salah mencintai apalagi salah membenci, karena keduanya bisa berbuah penyesalan di kemudian hari.
Pengunaan perkataan cinta dalam masyarakat Indonesia lebih dipengaruhi perkataan love dalam bahasa Inggris. Dimana cinta yang lebih cendrung kepada hal-hal yang romantis, asmara dan hawa nafsu. Dan cinta juga bisa diartikan sayang (teman dan keluarga), kasih (keluarga dan Tuhan), semangat nusa (patriotisme, nasionalisme dan narsisme).
Erich Fromm dalam buku larisnya (the art of loving) menyatakan bahwa ada empat syarat untuk mewujudkan cinta kasih: dimana pengenalan, tanggung jawab, perhatian, saling menghormati, muncul semua secara seimbang dalam pribadi yang mencintai. Omong kosong jika seseorang mengatakan mencintai anak tetapi tak pernah mengasuh dan tak ada tanggungjawab pada si anak. Sementara tanggungjawab dan pengasuhan tanpa rasa hormat sesungguhnya & tanpa rasa ingin mengenal lebih dalam akan menjerumuskan para orang tua, pada sikap otoriter.
Mungkin kita pernah mendengar semboyan 'hilangkan benci dari hati'. Yang mengajak manusia untuk saling cinta dan meninggalkan sikap benci. Walaupun demikian, tak semua benci harus dihindari. Bahkan sebaliknya, ada benci yang dipupuk dalam hati. Benci pada setan dan bala tentaranya mislanya. Atau benci kepada kemaksiatan, kekufuran dan kemusyrikan. Demikian pula untuk cinta, tak semua pantas untuk dicintai. Membenci dan mencintai semua tentu ada aturannya. Kepada siapa harus diberikan kecintaan dan kepada yang mana diberikan kebencian. Keduanya mesti dimenej dengan baik agar sesuai dengan syariat. Sehingga ridha bisa diraih dan murka Allah Swt, dapat dihindari.
Pengunaan perkataan cinta dalam masyarakat Indonesia lebih dipengaruhi perkataan love dalam bahasa Inggris. Dimana cinta yang lebih cendrung kepada hal-hal yang romantis, asmara dan hawa nafsu. Dan cinta juga bisa diartikan sayang (teman dan keluarga), kasih (keluarga dan Tuhan), semangat nusa (patriotisme, nasionalisme dan narsisme).
Erich Fromm dalam buku larisnya (the art of loving) menyatakan bahwa ada empat syarat untuk mewujudkan cinta kasih: dimana pengenalan, tanggung jawab, perhatian, saling menghormati, muncul semua secara seimbang dalam pribadi yang mencintai. Omong kosong jika seseorang mengatakan mencintai anak tetapi tak pernah mengasuh dan tak ada tanggungjawab pada si anak. Sementara tanggungjawab dan pengasuhan tanpa rasa hormat sesungguhnya & tanpa rasa ingin mengenal lebih dalam akan menjerumuskan para orang tua, pada sikap otoriter.
Mungkin kita pernah mendengar semboyan 'hilangkan benci dari hati'. Yang mengajak manusia untuk saling cinta dan meninggalkan sikap benci. Walaupun demikian, tak semua benci harus dihindari. Bahkan sebaliknya, ada benci yang dipupuk dalam hati. Benci pada setan dan bala tentaranya mislanya. Atau benci kepada kemaksiatan, kekufuran dan kemusyrikan. Demikian pula untuk cinta, tak semua pantas untuk dicintai. Membenci dan mencintai semua tentu ada aturannya. Kepada siapa harus diberikan kecintaan dan kepada yang mana diberikan kebencian. Keduanya mesti dimenej dengan baik agar sesuai dengan syariat. Sehingga ridha bisa diraih dan murka Allah Swt, dapat dihindari.
Sabtu, 28 Agustus 2010
Mengubah Kekalahan Menjadi Kemenangan
Adalah tidak mungkin untuk mencapai keberhasilan yang besar tanpa menjumpai perlawanan, kesukaran dan kemunduran. Tetapi mungkin saja, anda menggunakan kemunduran sebagai pendorong untuk lebih maju sehingga anda menjalani hidup ini selebihnya tanpa kekalahan. Karena dibalik kisah sukses, terdapat kisah seseorang yang berjuang untuk menempuh jalan naik. Pada tahap ini yang diperlukan hanyalah orang yang tekun yang tidak pernah berpikir bahwa dirinya kalah.
Perbedaan antara keberhasilan dan kegagalan didapatkan pada sikap orang terhadap kemunduran, merasa dirinya cacat, keputusasaan, dan situasi lain yang mengecewakan.
Berikut ini beberapa hal yang dapat membatu anda untuk mengubah kekalahan menjadi kemenangan.
* Pelajari kemunduran dan kekurangan anda, karena ini akan melicinkan jalan menuju keberhasilan. Sebagai contoh, di YPAC Surakarta. Ada seseorang yang membuat saya kagum. Dengan kekurangan pada anggota tubuh (mohon maaf pada tangan) dia pantang menyerah mempelajari kekurangannya sehingga perlahan-lahan dapat mengubah kekurangannya tersebut menjadi kelebihan (dengan membuat lukisan dan kaligrafi) yang mungkin sukar untuk kita bayangkan. Hal tersebut diatas merupakan gambaran yang dapat kita petik hikmahnya, bahwasanya ketika anda kalah, belajarlah, dan kemudian lanjutkan untuk menang pada kesempatan berikutnya.
* Miliki keberanian untuk menjadi kritikus diri sendiri yang konstruktif. Jangan melarikan diri dari kekurangan dan kekalahan. Selidiki kesalahan dan kelemahan anda dan kemudian perbaiki. Jangan hanya bisa menyalahkan orang lain, karena hal ini tidak akan banyak membantu bahkan akan merusak apa yang telah ada perjuangkan.
* Berhentilah menyalahkan nasib. Periksa setiap kemunduran dan cari tau apa yang menjadi kekeliruan. Karena perlu diingat, bahwa menyalahkan nasib tidak akan membawa seseorang ke tempat yang dituju.
* Gabungkan ketekunan dengan eksperimen, yaitu melaksanakan apa yang menjadi impian anda dengan sebuah tindakan yang nyata. Kesalahan, kegagalan akan banyak kita temui tetapi tetaplah pada cita-cita anda, evaluasi kesalaan dan kegagalan yang ditemui dengan mencoba pendekatan baru. Sebagai contoh Thomas Alfa Edison adalah salah seorang ilmuwan yang dihargai karena ketekunannya. Dia berhasil mengembangkan bola lampu setelah menjalani ribuan eksperimen dan ribuan kegagalan yang menyertainya. Dari petikan diatas dapat kita simpulkan bahwa ketekunan saja bukanlah jaminan kemenangan. Akan tetapi ketekunan yang digabungkan dengan eksperimen benar-benar akan banyak membantu.
* Perlu diingat bahwa pada setiap situasi akan ada sisi baiknya, dengan kata lain akan ada hikmah yang dapat kita petik pada setiap kejadian atau situasi bagaimanapun juga. Carilah sisi baik itu dan tolaklah rasa frustasi anda. Karena pada setiap situasi akan ada jalan terang.
* Ikhtiar dengan kata lain selain kita berusaha dengan sekuat tenaga, harus disertai dengan doa.
Perbedaan antara keberhasilan dan kegagalan didapatkan pada sikap orang terhadap kemunduran, merasa dirinya cacat, keputusasaan, dan situasi lain yang mengecewakan.
Berikut ini beberapa hal yang dapat membatu anda untuk mengubah kekalahan menjadi kemenangan.
* Pelajari kemunduran dan kekurangan anda, karena ini akan melicinkan jalan menuju keberhasilan. Sebagai contoh, di YPAC Surakarta. Ada seseorang yang membuat saya kagum. Dengan kekurangan pada anggota tubuh (mohon maaf pada tangan) dia pantang menyerah mempelajari kekurangannya sehingga perlahan-lahan dapat mengubah kekurangannya tersebut menjadi kelebihan (dengan membuat lukisan dan kaligrafi) yang mungkin sukar untuk kita bayangkan. Hal tersebut diatas merupakan gambaran yang dapat kita petik hikmahnya, bahwasanya ketika anda kalah, belajarlah, dan kemudian lanjutkan untuk menang pada kesempatan berikutnya.
* Miliki keberanian untuk menjadi kritikus diri sendiri yang konstruktif. Jangan melarikan diri dari kekurangan dan kekalahan. Selidiki kesalahan dan kelemahan anda dan kemudian perbaiki. Jangan hanya bisa menyalahkan orang lain, karena hal ini tidak akan banyak membantu bahkan akan merusak apa yang telah ada perjuangkan.
* Berhentilah menyalahkan nasib. Periksa setiap kemunduran dan cari tau apa yang menjadi kekeliruan. Karena perlu diingat, bahwa menyalahkan nasib tidak akan membawa seseorang ke tempat yang dituju.
* Gabungkan ketekunan dengan eksperimen, yaitu melaksanakan apa yang menjadi impian anda dengan sebuah tindakan yang nyata. Kesalahan, kegagalan akan banyak kita temui tetapi tetaplah pada cita-cita anda, evaluasi kesalaan dan kegagalan yang ditemui dengan mencoba pendekatan baru. Sebagai contoh Thomas Alfa Edison adalah salah seorang ilmuwan yang dihargai karena ketekunannya. Dia berhasil mengembangkan bola lampu setelah menjalani ribuan eksperimen dan ribuan kegagalan yang menyertainya. Dari petikan diatas dapat kita simpulkan bahwa ketekunan saja bukanlah jaminan kemenangan. Akan tetapi ketekunan yang digabungkan dengan eksperimen benar-benar akan banyak membantu.
* Perlu diingat bahwa pada setiap situasi akan ada sisi baiknya, dengan kata lain akan ada hikmah yang dapat kita petik pada setiap kejadian atau situasi bagaimanapun juga. Carilah sisi baik itu dan tolaklah rasa frustasi anda. Karena pada setiap situasi akan ada jalan terang.
* Ikhtiar dengan kata lain selain kita berusaha dengan sekuat tenaga, harus disertai dengan doa.
Jumat, 27 Agustus 2010
Mencari Inspirasi
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata “inspirasi” adalah kata benda yang berarti “ilham”. Sedangkan kata “ilham” sendiri memiliki tiga arti:
1. petunjuk Tuhan yg timbul di hati
2. pikiran (angan-angan) yg timbul dr hati; bisikan hati
3. sesuatu yg menggerakkan hati untuk mencipta
Anda bisa mendapatkan inspirasi dari mana saja dan dari sumber apapun juga. Karena inspirasi berhubungan dengan hati maka mendapatkannya pun dengan hati. Maka kita harus menggunakan "mata hati" dalam mencari inspirasi dengan memperhatikan kondisi di sekeliling kita.
Dalam kehidupan ini kita harus sentiasa mencari inspirasi supaya hidup kita tidak monoton penuh semangat dan bertenaga. Jika anda menginginkan kesuksesan dalam segala hal dalam kehidupan anda, mungkin anda perlu mencari inspirasi.
Anda bisa mendapatkan inspirasi dari orang-orang yang telah sukses,baik perjalanan hidup maupun prosesnya. Anda juga bisa mendapatkan sumber inspirasi dari pemimpin yang hebat, dan anda juga bisa mendapatkan inspirasi hanya dengan mendengarkan lagu-lagu yang menaikan semangat anda.
Sebaliknya anda tidak akan mendapatkan apa-apa jika asik bergaul dengan orang-orang yang gagal. Orang-orang yang berfikiran sempit, anda juga tidak akan mendapatkan inspirasi jika anada berfikir gagal dan berkutat pada kegagalan dan kekecewaan dalam hidup.
Akhir kata, untuk memperoleh impian anda, carilah sumber inspirasi anda, kerana dengan semangat dan inspirasi yang tinggi anda bisa mencapai apa saja yang anda kehendaki bi iznillah (dengan Izin Allah).
1. petunjuk Tuhan yg timbul di hati
2. pikiran (angan-angan) yg timbul dr hati; bisikan hati
3. sesuatu yg menggerakkan hati untuk mencipta
Anda bisa mendapatkan inspirasi dari mana saja dan dari sumber apapun juga. Karena inspirasi berhubungan dengan hati maka mendapatkannya pun dengan hati. Maka kita harus menggunakan "mata hati" dalam mencari inspirasi dengan memperhatikan kondisi di sekeliling kita.
Dalam kehidupan ini kita harus sentiasa mencari inspirasi supaya hidup kita tidak monoton penuh semangat dan bertenaga. Jika anda menginginkan kesuksesan dalam segala hal dalam kehidupan anda, mungkin anda perlu mencari inspirasi.
Anda bisa mendapatkan inspirasi dari orang-orang yang telah sukses,baik perjalanan hidup maupun prosesnya. Anda juga bisa mendapatkan sumber inspirasi dari pemimpin yang hebat, dan anda juga bisa mendapatkan inspirasi hanya dengan mendengarkan lagu-lagu yang menaikan semangat anda.
Sebaliknya anda tidak akan mendapatkan apa-apa jika asik bergaul dengan orang-orang yang gagal. Orang-orang yang berfikiran sempit, anda juga tidak akan mendapatkan inspirasi jika anada berfikir gagal dan berkutat pada kegagalan dan kekecewaan dalam hidup.
Akhir kata, untuk memperoleh impian anda, carilah sumber inspirasi anda, kerana dengan semangat dan inspirasi yang tinggi anda bisa mencapai apa saja yang anda kehendaki bi iznillah (dengan Izin Allah).
Langganan:
Postingan (Atom)

