Selasa, 19 Januari 2010

Are you a Genius?

Geniuses are those who have the intelligence, enthusiasm, and endurance to acquire the needed expertise in a valued domain of achievement. – unknown

The word genius is often used to describe someone who has attained great success in a particular field of endeavor. Unfortunately, using the word genius tends to create a magical and mystical aura about the person and their achievement – as if the typical person were incapable of such skill, wisdom, insight or excellence. The truth is in the above definition, that genius comes from developing intelligence, enthusiasm and endurance – which every human being is capable of doing!

Can you develop intelligence? Of course you can! The dictionary defines intelligence simply as the ability to learn. Valuable intelligence comes from your personal study, observation, experience, insight, continuous learning and personal pondering. Too many have given up on the perpetual pursuit of learning and intelligence. How would you rate your intelligence and learning today?

Enthusiasm is always part of the success quotient. It doesn’t require you to shout from the rooftops, jump for joy or race about like a person possessed. Enthusiasm is defined as intense and eager interest or zeal. From the Greek en = in and theos = God. So enthusiasm suggest an ability to tap into a God-like power coming from within. Enthusiasm unleashes your true potential in every area of life and business. How would you rate your enthusiasm today?

Finally, endurance – also a regular in any study of success and achievement. Endurance is defined as the ability to last, to hold up, to continue and to last. It seems so simple to just keep showing up and just keep at it – yet many give up and give in as their minds wander and doubt begins to develop. Endurance is more a discipline of the mind than it is a tactic or skill. Those who posses this discipline can succeed at just about anything they put their mind to. How would you rate your endurance today?

If you are not happy with where you are today in your personal or professional life, evaluate these three areas, then begin anew to consciously and consistently develop these traits. With intelligence, enthusiasm and endurance you too can be or become a genius!

~ Copyright EDGE (Expert Directed Guided Education)
http://www.ilearningglobal.biz/globalstrategies

Artikel bagus ini, saya copy paste dari catatan teman facebook saya : Tara West

Semoga bermanfaat.

Jangan Takut Kotor!

Salam Cerdas Kreatif ...

Kadangkala orangtua marah dan melarang kalau anaknya bermain kotor-kotoran di luar rumah/alam seperti berkebun, memancing, hingga menanam padi di sawah. Sebagai orang tua, kita seharusnya menganjurkan hal tersebut, karena pola bermain seperti itu akan memberikan anak pengalaman baru dan berbeda. Namun semua itu harus dilakukan dengan bertanggung jawab, artinya nantinya tidak akan membuat anak sakit.

Berikut ini tips bagi orangtua yang ingin memberikan pendidikan melalui alam :
  1. Persiapkan kondisi anak agar memiliki daya tahan yang baik.
  2. Lakukan aktivitas saat cuaca baik, tidak mendung atau hujan.
  3. Berkotor-kotoran pun harus dilakukan dengan tujuan yang jelas. Contoh : menggali tanah untuk berkebun atau berkubang dalam kolam untuk menangkap ikan.
  4. Perhatikan asupan gizi! Karena untuk memiliki daya tahan tubuh yang baik, prinsip 4 Sehat dan 5 Sempurna benar-benar harus dijalankan. kebanyakan orang Indonesia masih mengomsumsi lebih banyak karbohidrat dibandingkan protein.•
  5. Pastikan anak dalan dalam kondisi kesehatan yang prima, tidak sedang terganggu sakit influenza misalnya.
  6. Usai melakukan aktifitas tersebut, pastikan anak kembali dalam keadaan bersih, mandikan dan bersihkan sela-sela badannya hingga ke ujung-ujung kuku.

Semoga bermanfaat .... salam!

Senin, 18 Januari 2010

Tips Pola Asuh Anak yang Efektif

Salam Cerdas Kreatif ...

Tips Pola Asuh Anak yang Efektif adalah :

  • CINTA dan KASIH SAYANG. Syarat yang paling utama dalam melakukan pola asuh anak harus didasari dengan Cinta dan Kasih Sayang.

  • DINAMIS, pola asuh harus sejalan dengan meningkatnya pertumbuhan dan perkembangan anak.

  • SESUAI. Pola asuh harus sesuai dengan kebutuhan anak, karena tiap anak memiliki minat dan bakat yang berbeda. Penuhi kebutuhan psikis dengan sentuhan fisik, seperti membelai, memeluk, mencium dsb.

  • POSITIF. Pola asuh harus disertai perilaku positif dari orang tua.

  • KOMUNIKATIF. Orang tua harus meluangkan waktu untuk ngobrol dengan, jadi pendengar yang baik dan jangan meremehkan pendapat anak

  • KOMPAK. Dalam melakukan pola asuh terhadap anak, ayah dan ibu harus kompak.

  • DISIPLIN . harus fleksbel sesuai dengan kebutuhan / kondisi anak.

  • KONSISTEN. Orang tua harus konsisten : jangan sampai kata berbeda dengan perbuatan, setiap aturan harus disertai penjeasan yang dimengerti anak.

Kamis, 14 Januari 2010

Mengatasi Anak Yang Ketakutan


Kemarin ada teman yang bertanya bagaimana menghadapi anak-anak yang takut pada suara keras? Semoga artikel singkat  ini bisa membantu.

Rasa takut pada anak-anak adalah alamiah. Pada anak batita ( di bawah 3 tahun) karena rasa takutnya masih minim, kadang berlaku nekat. Baru ketika usia diatas 3 tahun, rasa takut tumbuh dengan sendirinya. Namun jika rasa takutnya tidak terkendali, bisa saja

Senin, 11 Januari 2010

Gigi Susu (artikel lengkap)


Orang tua sering bingung, kapan sebetulnya gigi susu anak pertama kali mulai tumbuh. Kebanyakan orang mengira bahwa bayi yang baru lahir belum ada gigi. Padahal pada saat lahir, mahkota gigi susu yang berjumlah 20 sudah hampir selesai terbentuk, dan tersembunyi di balik gusi dan tulang bayi.

Gigi susu tidak tumbuh sekaligus namun secara bertahap menembus gusi selama 2 ½ tahun pertama sejak

Rabu, 06 Januari 2010

Tanda Stres Pada Bayi


Tak mudah mengenali tanda-tanda stres pada bayi (0-12 bulan) karena keterbatasan cara berkomunikasinya. Lantaran itu, orangtua sebaiknya peka akan perubahan perilaku bayi.

Tanda-tanda stres yang dapat dikenali pada bayi adalah:

- Kerewelan atau tangisan yang berkepanjangan.
- Tidur gelisah, sebentar-sebentar terbangun.
- Nafsu makan/minum menurun. Atau ketika ditimbang pertambahan berat

Sabtu, 02 Januari 2010

Masa Pertumbuhan Gigi


Agar anak-anak terbiasa dan terlatih merawat giginya, kenalkan pula ia dengan dokter gigi. Idealnya, dimulai pada usia 2 tahun, kecuali jika ada masalah serius di usia sebelum itu.

Periksalah gigi anak secara rutin, minimal 6 bulan sekali. Jika Anda melihat ada lubang pada gigi anak, jangan menunggu lagi, segeralah bawa ke dokter. Sebab, sekalipun gigi susu ini akan tanggal dan digantikan oleh